Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istana pertanyakan data milik Prabowo sampai bilang utang RI Rp 9.000 T

Istana pertanyakan data milik Prabowo sampai bilang utang RI Rp 9.000 T Pramono Anung. ©2016 Merdeka.com/titin

Merdeka.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mempertanyakan pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang mengatakan utang pemerintah Indonesia saat ini terus meningkat menjadi sekitar Rp 9.000 triliun. Pramono juga mempertanyakan data yang dimiliki Prabowo.

"Data angka Rp 9.000 triliun dari mana?" ucap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/6).

Mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini menjelaskan, berdasarkan data yang disampaikan Menteri Keuangan, utang Indonesia sekitar Rp 4.000 triliun. Itu pun total akumulasi dari utang pemerintahan sebelumnya.

"Jadi kalau datanya Rp 9.000 triliun terus terang saya tidak bisa membantah. Mungkin lebih baik kalau ibu Menkeu yang menjelaskan hal ini. Karena data yang ada di Menteri Keuangan sekitar segitu (Rp 4.000 triliun)," kata dia.

Sebelumnya, Di rumah dinas Ketua MPR, Zulkifli Hasan di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Senin (25/6), Prabowo Subianto mengatakan utang pemerintah Indonesia saat ini terus meningkat menjadi sekitar Rp 9.000 triliun. Hal ini menurutnya sangat membahayakan masa depan bangsa.

"Utang-utang kita sudah sangat membahayakan. Selain utang pemerintah, ada utang lembaga-lembaga keuangan milik pemerintah dan BUMN dan kalau dijumlahkan sungguh sangat besar," ujarnya.

Berdasarkan data yang diambil dari Kementerian Keuangan, Prabowo mengatakan utang pemerintah mencapai Rp 4.060 triliun. Sedangkan utang BUMN mencapai Rp 630 triliun dan utang lembaga keuangan lainnya mencapai Rp 3.850 triliun.

Di samping itu ia juga menyebutkan utang Waskita Karya naik 669 persen, Wijaya Karya naik 181 persen, Adhi Karya 155 persen dan utang pembangunan perumahan naik 125 persen. Kenaikan utang empat BUMN ini akumulasi sejak 2014 sampai 2017.

"Kalau kita jumlahkan ya hampir Rp 9.000 triliun," ungkapnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP