Isak tangis warnai pemakaman anggota Bonek yang tewas akibat miras

Reporter : Masfiatur Rochma | Senin, 9 Januari 2017 17:49
Isak tangis warnai pemakaman anggota Bonek yang tewas akibat miras
Pemakaman Bonek. ©2017 merdeka.com/masfiatur rochma

Merdeka.com - Suasana duka dan kesedihan mendalam tampak mewarnai keluarga almarhum Syahrul Ali Syahbana (18), suporter Bonek, Persebaya Surabaya, yang tinggal di Wedoro Utara, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (9/1).

Orangtua korban, Muklas, terlihat syok, tidak percaya atas meninggalnya anak paling bungsu dari tiga bersaudara itu. Apalagi, kematian anaknya itu dikabarkan karena overdosis menenggak minuman keras.

"Saya tidak percaya, kalau anak saya itu meninggal. Karena, saya masih terus komunikasi dengannya," ucap Mukhlas, Senin (9/1).

"Apalagi, kematian anak saya sendiri juga belum pasti kemarin. Baru kemarin, saya mendapatkan kepastian meninggalnya," tambahnya.

Sementara, jenazah korban saat tiba di rumah duka, lagi-lagi tangisan histeris tidak bisa terbendung saat ada di dalam rumah, setelah Muklas dan keluarga melihat sendiri anaknya itu meninggal.

"Ya semalam pihak keluarga masih belum mempercayai kepergian Syahrul. Pantas keluarganya syok. Semoga keluarga almarhum sabar dengan kondisi ini," ucap Kepala Desa Wedoro M. Nafik.

Baca juga:
Kronologis tewasnya 3 Bonek mau ke Kongres PSSI usai pesta miras
Jumlah Bonek tewas akibat miras oplosan jadi 5 orang
Bonek datangi Kongres PSSI, pengamanan di Stasiun Maos diperketat
Apapun hasil kongres, pentolan bonek jamin tak akan rusuh di Bandung
Ribuan Bonek doa bersama agar Persebaya dipulihkan oleh PSSI
Ibu-ibu Bandung masak buat ribuan Bonek di GOR Pajajaran
Mau ke Kongres PSSI, tiga Bonek tewas usai tenggak miras oplosan

[gil]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE