Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Isak tangis iringi pemakaman tujuh korban longsor di Kintamani

Isak tangis iringi pemakaman tujuh korban longsor di Kintamani Menteri Khofifah kunjungi korban longsor Kintamani. ©2017 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa langsung menuju tenda tempat disemayamkannya tujuh korban tanah longsor di dusun Songan, Kintamani Batur, Kabupaten Bangli, Bali. Kunjungan itu dilakukan Khofifah setelah acara seremonial memberikan bantuan kepada korban jiwa dan luka-luka.

Pantauan merdeka.com, Khofifah langsung masuk ke tenda tempat para jenazah korban longsor disemayamkan sekira pukul 15.00 WITA. Isak tangis mulai terlihat di antara desakan warga yang ingin melihat lebih dekat sosok Khofifah.

Setelah berdoa sesaat, warga adat langsung melanjutkan prosesi upacara persiapan dilakukan pemakaman. Tembang kidung yang dikumandangkan beriringan dengan isak tangis keluarga korban.

Menariknya, saat prosesi pemakaman berlangsung cuaca yang semula cerah mendadak turun hujan. Namun guyuran hujan tidak menyurutkan kekhusukan warga dalam menjalankan prosesi pemakaman.

Usai acara itu, Khofifah melanjutkan perjalanan melihat kondisi dari lokasi bencana di Banjar Batas dusun Songan B Kintamani Bangli.

"Saya hanya ingin tahu seperti apa kondisinya. Khususnya melihat kenapa warga masih ada yang tetap bertahan di lokasi yang sudah ditetapkan sebagai zona merah atau titik rawan bencana," kata Khofifah, Senin.

Sebelum menuju lokasi bencana di Banjar Batas Dusun Songan, Khofifah mengajak warga warga makan bersama. Dengan menikmati nasi bungkus lauk ikan asin dan mi goreng, Khofifah bersama warga dan rombongan terlihat begitu lahap menikmati sebungkus nasi yang dialasi kertas minyak itu.

Selanjutnya, dengan mengenakan kerudung warna putih dia yang semula berkinginan berjalan kaki, diurungkan. Lantaran warga melarang selain jalan terjal juga jarak tempuh sekitar tiga kilometer dari lokasi pemakaman.

Akhirnya diputuskan bersama rombongan dan diiringi warga menuju lokasi bencana dengan kendaraan roda empat.

"Aduh dilihat dari lokasi dan keadaan jalan sudah sangat membahayakan. Kondisi tempat tinggal juga curam," ujar Khofifah.

Di lokasi tepat persis empat nyawa melayang, Kofifah berdiri. "Tempat kita berdiri ini sebelumnya rumah. Jadi sekarang tertutup lumpur, di lokasi ini korban jiwa satu keluarga," kata Khofifah.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP