Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ironis, 79 koperasi di Purbalingga dalam kondisi mati suri

Ironis, 79 koperasi di Purbalingga dalam kondisi mati suri Ilustrasi Uang. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 79 koperasi di Kabupaten Purbalingga dilaporkan dalam kondisi mati suri. Sebagian koperasi bahkan tak lagi beroperasi diperparah kondisi kepengurusan yang tak jelas. Ironisnya, Dinas Koperasi dan UKM (Usaha Mikro Kecil) Kabupaten Purbalingga kesulitan untuk membubarkan sebab tak miliki kewenangan.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Purbalingga, Mugiyarto mengatakan, dari 260 koperasi tercatat hanya 181 koperasi. Dengan kata lain sekitar 69,6 persen saja yang masih aktif. Dari jumlah koperasi yang aktif tersebut, hanya sekitar 50 sampai 60 persen dalam kondisi sehat.

"Selebihnya, kondisinya cukup sehat dan kurang sehat," kata Mugiyarto, Kamis (16/3).

Untuk membubarkan koperasi yang telah memiliki badan hukum tapi kondisinya mati suri, Pemkab Purbalingga tak punya kewenangan. Pihaknya hanya bisa sebatas mengusulkan pembubabaran. Kenyataanya beberapa koperasi masih tercatat memiliki badan hukum, tapi tidak jelas pengurusnya. Ada koperasi yang badan hukumnya diterbitkan tahun 1980-an, dan sekarang tidak jelas pengurusnya.

"Wewenang pembubaran di kementerian Koperasi dan UKM," jelasnya.

Untuk mengusulkan penghapusan, dimaknai Mugiyarto juga bisa jadi buah simalakama bagi Pemkab Purbalingga. Sebab dimungkinkan di dalam manajemen koperasi yang mati suri masih ada persoalan hutang piutang atau tunggakan. Jika dipaksakan untuk diusulkan penghapusan, bisa saja koperasi tersebut malah menuntut dinas untuk menyelesaikan tanggungan.

Bupati Purbalingga, Tasdi SH MM mengakui jika kondisi perkoperasian di Purbalingga belum dapat berkembang maksimal. Kondisi tersebut merupakan tantangan yang harus diberdayakan.

"Kami sudah analisa bagaimana tantangan, peluang dan hambatannya. Memang secara umum di organisasi koperasi ada hal-hal yang perlu mendapat perhatian. Itu menyangkut sumber daya manusia, permodalan, manajemen, produksi dan pemasaran. Kedepan kita akan tingkatkan anggaran untuk memberdayakan koperasi di Purbalingga," jelas Tasdi.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP