Ini Tanggapan JK Soal Rencana Penutupan Taman Nasional Komodo

Selasa, 22 Januari 2019 20:15 Reporter : Supriatin
Ini Tanggapan JK Soal Rencana Penutupan Taman Nasional Komodo Berkeliling Pulau Komodo dengan biaya 10 juta, bisa. ©travelaja.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menanggapi rencana Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menutup Taman Nasional Komodo selama satu tahun untuk wisatawan. JK mengaku memahami rencana penutupan tersebut karena pertimbangan budi daya rusa.

"Kalau saya lihat alasan Gubernur Viktor itu untuk memperbanyak, mengembangbiakkan rusa," ujar JK di kantornya, Selasa (22/1).

Meski tak secara langsung menyampaikan penolakan, Ketua Umum Palang Merah Indonesia mengingatkan penutupan Taman Nasional Komodo bukan satu-satunya solusi budi daya rusa.

"Jangan lupa dikunjungi dan tidak dikunjungi (rusa) perlu makan. Jadi memang bisa saja, ini benar perlu makan rusa, kambing itu. Pertanyaannya apa perlu dikembangbiakkan di situ atau dibawa ke tempat lain dulu baru ke situ?" ujar JK.

Viktor sebelumnya mengungkapkan penutupan Taman Nasional Komodo guna meningkatkan jumlah populasi rusa yang menjadi makanan utama komodo. Selain itu, pemerintah provinsi juga akan menata Taman Nasional tersebut lebih baik supaya habitat komodo menjadi lebih berkembang.

Viktor mengkhawatirkan rendahnya perhatian terhadap budi daya rusa mengakibatkan komodo saling memangsa. Apalagi saat ini perburuan liar terhadap rusa di area taman tersebut semakin marak.

"Namanya taman itu harus indah dan biar habitat komodo di sana, bisa nyaman dan kita bisa lakukan rekayasa genetik untuk komodo kembalikan habitatnya, jangan makin lama makin kecil tapi dia makin membesar," kata Viktor, Senin (21/1).

Menurut mantan ketua fraksi NasDem DPR itu, wisatawan masih diperbolehkan mengunjungi pulau-pulau yang ada di sekitar Labuan Bajo. Namun, tidak diizinkan untuk masuk ke Pulau Komodo.

"Boleh masuk tapi tidak boleh turun khusus untuk Pulau Komodo. Putar aja silakan putar dengan kapal kan bisa di Padar, masih bisa turun di Padar, di Rinca tapi kalau khusus untuk Pulau Komodonya kita tutup," tegasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini