Ini profil usaha dan pemilik Sari Roti

Rabu, 7 Desember 2016 18:03 Reporter : Yulistyo Pratomo
Ini profil usaha dan pemilik Sari Roti Sari roti gratis untuk mujahid. ©2016 Facebook.com

Merdeka.com - Keberadaan pedagang Sari Roti dalam demonstrasi super damai 2 Desember di Silang Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat sempat menuai reaksi positif dari para pendemo. Ditambah dengan tulisan 'Gratis untuk mujahiddin' di bagian depannya.

Rupanya, PT Nippon Indosari Corpindo merasa terganggu dengan foto-foto yang menjadi viral di media sosial. Melalui keterangan resmi yang diterbitkan lewat situs resminya, perusahaan patungan Indonesia dan Jepang itu menolak dikaitkan dengan aksi 212 tersebut.

Usai menerbitkan pernyataan tersebut, perusahaan ini langsung mendapatkan respons negatif, bahkan sampai muncul ajakan memboikot produk-produk Sari Roti. Tak hanya itu, harga saham PT Nippon Indosari Corpindo dikabarkan turun cukup signifikan.

Dalam keterangan resminya, PT Nippon Indosari Corpindo berdiri tahun 1995 dengan berdirinya pabrik pertama di Blok W, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang. Saat itu, perusahaan ini diberi nama PT Nippon Indosari Corporation.

Dua tahun berikutnya, perusahaan ini mulai beroperasi secara komersial dengan pabrik tersebut, dengan mengoperasikan dua lini mesin dan memproduksi roti dengan merek Sari Roti. Empat tahun berikutnya produksi pabrik di Blok W naik sebesar 100 persen dengan menambahkan dua lini mesin, yaitu untuk jenis roti tawar dan roti manis.

Pada 2003, perusahaan ini mulai mengganti namanya menjadi PT Nippon Indosari Corpindo sampai sekarang.

Naiknya permintaan konsumen membuat perusahaan ini mengembangkan usahanya dengan membangun pabrik baru di Pasuruan, Jawa Timur pada 2005. Disusul dengan pembangunan pabrik berikutnya di Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Semarang, Medan, Cikarang Barat dan terakhir di Palembang serta Makassar.

Sejak 2010, perusahaan secara resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dan menjual kepada publik pada tahun 2010. Saat ini, jabaran Presiden Komisaris Sari Roti dipegang oleh Benny Setiawan Santoso. Sementara, Tan Hang Huat dan Jusuf Arbianto Tjondrolukito menjabat sebagai Komisaris perusahaan.

Perusahaan ini sendiri dipimpin oleh Wendy Yap selaku Presiden Direktur dan CEO. Wanita lulusan Bachelor of Commerce dari University of Melbourne, Australia ini sudah menduduki jabatan tersebut sejak 1998.

Selama memimpin perusahaan, dia dibantu Indrayana selaku Direktur Kepatuhan, Kaneyoshi Morita sebagai Direktur Pengembangan Produk dan Teknologi, Seiji Kusunoki sebagai Direktur Pembelian, serta Chin Yuen Loke sebagai Direktur Independen.

Sejak meluncur sebagai perusahaan publik, pendapatan perusahaan terus meningkat secara konsisten hingga masuk sebagai anggota MSCI small cap index sejak 2012, hanya dua tahun setelah saham perusahaan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada bulan Juni 2010. [tyo]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini