Ini penyebab Tim SAR meninggal usai menyelam cari korban Lion Air

Sabtu, 3 November 2018 07:38 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Ini penyebab Tim SAR meninggal usai menyelam cari korban Lion Air Tim investigator KNKT cari sinyal CVR. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Seorang Tim SAR pencarian korban kecelakaan Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610, meninggal dunia. Penyelam tersebut tewas usai melakukan pencarian korban Lion Air di bawah laut, Jumat (2/11).

Dansatgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan, penyebab meninggalnya penyelam tersebut karena dekompresi.

"Diduga dekompresi, karena tekanan, bekerja tidak tahu waktu, kan harusnya naiknya pelan-pelan, lima meter berhenti dulu, sampai muncul (ke permukaan), dia mungkin langsung," kata Isswarto saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (3/11).

Isswarto mengatakan, harusnya penyelaman berakhir pada Pukul 16.00 WIB, karena kondisi gelap dan cuaca yang kurang bersahabat. Namun, korban masih berada di bawah laut hingga Pukul 16.30 WIB.

"Korban dari sipil, penyelam Basarnas," kata Isswarto.

Dari informasi yang diperoleh, korban bernama Syachrul Anto yang merupakan anggota Indonesia diver rescue. Saat ini jenazah sudah berada di rumah duka di Surabaya, Jawa Timur.

"Laporan ke saya hanya terjadi dekompresi. Terus dibawa ke chamber di KN Victory. Tindakan lanjut saya tidak monitor (karena di bawah Basarnas)," tutup dia. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini