Ini cara perampok sadis rumah mewah kosong pilih sasaran dan beraksi
Merdeka.com - Dua pelaku perampokan rumah mewah di kawasan Perumahan Villa Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat diamankan jajaran Reskrim Polres Jakarta Barat. Modus pelaku mencari rumah dalam keadaan kosong alias ditinggal penghuninya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengatakan pelaku diketahui sudah puluhan kali beraksi dengan modus sama. Bahkan, dalam aksi selalu berkelompok dan anggotanya merupakan residivis.
"Modus para pelaku umumnya mencari rumah target secara random yang menurut mereka kosong. Langsung memaksa masuk dengan mencongkel pintu. Salah satu cara mereka mengetahui rumah sasaran kosong diantaranya lampu rumah menyala di siang hari dan tidak ada jawaban saat pintu diketuk," ujarnya saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (12/1).
Dia melanjutkan, pelaku dikenal sadis. Sebab, jika pemilik rumah ternyata ada, mereka biasanya berpura-pura menanyakan alamat atau langsung memaksa masuk dengan menyekap korban di bawah ancaman senjata api.
"Dari pengakuannya kedua tersangka yang sudah ditangkap, kelompok mereka sudah lebih dari 10 kali dengan menggunakan senjata api," ujarnya.
Setiap kali beraksi, lanjutnya, komplotan ini beranggotakan lima orang dengan peran yang berbeda-beda, mulai dari eksekutor, joki, dan pemantau situasi sekitar. "Dalam beraksi kelompok ini tak segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan," kata Edy.
Bila berhasil melakukan aksi kejahatan, pelaku membagi hasilnya dan langsung melarikan diri dengan cara menyebar. Komplotan ini terakhir beraksi di perumahan Villa Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (3/12).
"Saat itu mereka menggondol barang elektronik dan brankas berisi uang ratusan juta Rupiah serta menyekap Steven (31) serta Grevi (1)," ujarnya Edy.
Dalam kasus ini, tambahnya, polisi berhasil menangkap dua orang berinisial PJ dan O di dua lokasi berbeda. PJ yang berperan sebagai joki dan pemantau lokasi lebih dulu ditangkap pada Senin (18/12) lalu, di tempat persembunyiannya di kawasan Palembang, Sumatera Selatan.
"Sedangkan tersangka O dibekuk dirumahnya di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis, (11/1) malam, saat sedang menonton televisi. O merupakan orang yang rumahnya dijadikan tempat berkumpul dan menyembunyikan peralatan kejahatan, selain tiga senjata api rakitan dan beberapa butir amunisi, polisi juga mengamankan barang bukti linggis dari O. Untuk lainnya (pelaku) dalam pengejaran," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya