Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini cara bengkel Mr P di Banyuwangi servis kejantanan pasien

Ini cara bengkel Mr P di Banyuwangi servis kejantanan pasien Bengkel Mr P. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Mohammad Adiyat alias Pak Kus, seorang 'montir' penis handal yang dipercaya warga Wangkal, Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi, Jatim, dapat menyembuhkan segala macam disfungsi seksual membeberkan rahasia dan resep agar pasien bisa mengembalikan kejantanannya di atas ranjang. Sehingga sang istri pasien bisa tersenyum puas dengan hasil polesan bengkelnya.

Pak Kus mengatakan, dia memiliki semacam standar operasional penanganan sebelum melakukan servis ringan maupun servis berat. Sebelum dilakukan pemijatan, pasien akan dicecar pertanyaan seputar keluhan dan riwayat hidup si pasien. Menurutnya pasien harus memberikan jawaban yang jujur karena hal tersebut berkaitan dengan penanganan selanjutnya.

"Saya tanya dulu apa keluhannya, apa aktivitasnya dan itu harus dijawab dengan jujur," kata kakek berusia 63 tahun, pada merdeka.com, Rabu (22/10).

Setelah menceritakan seluruh riwayat hidup dan keluhannya, pasien mulai diservis di salah satu ruangan dalam rumahnya. Pak Kus mengatakan bagian yang pertama dipijat adalah pinggang karena bagian tersebut terdapat saraf utama yang berhubungan dengan penis. Pemijatan lalu diteruskan ke punggung, leher, pinggul hingga ke kedua kaki pasien.

"Lalu pemijatan pada tubuh bagian depan. Di tahap ini, pusar pasien akan ditekan untuk mendeteksi parah tidaknya keluhan disfungsi seksual pasien. Dengan menekan dan merasakan bagian pusar, bisa diketahui apakah pasien memiliki gejala impoten, impoten ringan atau impoten berat," ujar Pak Kus, yang juga pendekar pencak silat itu.

Lebih jauh dia menjelaskan, parah tidaknya penyakit pasien juga terlihat dari bagian poros. Bagian poros itu terletak antara pusar dan Mr P. Biasanya pasien dengan keluhan ejakulasi dini akan terlihat dari bagian tersebut. Di samping itu seseorang yang terlalu banyak duduk, bisa bermasalah dengan tingkat ereksi organ vitalnya.

Proses pemijatan secara keseluruhan sama sekali tidak menyentuh Mr P pasien. Karena menurutnya, hal itu secara agama maupun etika tidak diperbolehkan. Mantan mandor perkebunan itu hanya cukup membangkitkan fungsi kejantanan pria dengan menekan titik-titik syarat saja.

"Jadi bukan Mr P nya yang dipijat. Kalau itu berarti pijat syahwat bukan memperbaiki syaraf," pungkas dia sambil terbahak.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP