Ini 3 Kejanggalan Penyelidikan Kasus Brigadir J Ditemukan Timsus Polri

Kamis, 1 Desember 2022 17:26 Reporter : Bachtiarudin Alam
Ini 3 Kejanggalan Penyelidikan Kasus Brigadir J Ditemukan Timsus Polri Kebersamaan Brigadir J dengan Irjen Ferdy Sambo. Facebook Roslin Emika ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Ada tiga kejanggalan dalam penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Hal itu didapati oleh Tim Khusus (Timsus) Polri bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Demikian disampaikan Anggota Tim Khusus (Timsus) Polri, Agus Saripul Hidayat, saat menjadi saksi sidang perkara obstruction of justice pembunuhan Brigadir J, terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.

"Tadi saya tanyakan ada banyak kejanggalan dari tanggal 8 (hari kejadian) sampai 12 (hari diketahui peristiwa penembakan), bisa dijelaskan kejanggalannya apa?" tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (1/12).

Kemudian, Agus menjelaskan bahwa kejanggalan pertama terkait dengan adanya jeda waktu kejadian penembakan Brigadir J. Hingga muncul kabar penolakan dari keluarga di Jambi.

"Pertama tanggal 8 tidak mengetahui bahwa ada kejadian baru tahu 11 malam kita melakukan peninjauan. Tanggal 12 baru turun perintah Timsus dan Irsus untuk melakukan kegiatan," jawab Agus

"Terus apalagi?" cecar jaksa.

"Dari peristiwa ini yang ramai tanggal 11 ada kejadian di Jambi ada penolakan dari keluarga jenazah yang dibawa oleh Hendra Kurniawan untuk dibuka," jawab kembali Agus.

"Itu yang kedua?" tanya jaksa.

"Iya yang kedua," jawab Agus.

Sementara untuk kejanggalan ketiga, lanjut Agus, soal Temuan dari Timsus terkait proyektil yang hilang dan arah tembakan di Rumah Duren Tiga yang tidak sesuai.

2 dari 2 halaman

"Kemudian tanggal 12 kami dan tim secara bersama sama datang ke TKP malam hari di sana di temukan beberapa barang bukti yang kurang seperti proyektil peluru, arah tembakan, karena saat itu kita lakukan olah TKP dengan Labfor," jelas Agus.

Termasuk juga adanya laporan mengenai CCTV yang rusak di lokasi kejadian. Padahal, usai dicek oleh Timsus, CCTV di sekitar Rumah Duren Tiga masih berfungsi normal.

"Berikutnya dari laporan laporan ada beberapa yang menyatakan CCTV di rumah rusak, kemudian di belakang sampai kami malam itu mengecek CCTV di pos satpam. Tidak ada rusak," jelasnya. [rhm]

Baca juga:
Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Kembali Jalani Sidang Obstruction of Justice
Gara-Gara Kuku Kaki Jaksa, Tawa Hakim & Pengunjung Sidang Pecah
Sprinlidik Terbit di Hari Yosua Tewas, Hendra Kurniawan: Langsung dari Kadiv Propam
Jaksa Ragukan Keaslian Sprin Kematian Brigadir J Dibawa Kubu Hendra Kurniawan
Viral Bayi Disebut Mirip Ferdy Sambo, Videonya Ditonton Hampir 3 Juta Kali
Hakim Tegur Anak Buah Sambo, Simpulkan Hendra Kurniawan Langgar SOP Tanpa Kroscek

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini