Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IndonesiaLeaks akan berbagi informasi kasus korupsi dengan KPK

IndonesiaLeaks akan berbagi informasi kasus korupsi dengan KPK Nawawi Bahrudin di Gedung Merah Putih KPK. ©2018 Merdeka.com/Hari Aryanti

Merdeka.com - Perwakilan IndonesiaLeaks, sebuah flatform digital di Indonesia bertemu dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo pada Jumat (2/2) di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut membahas rencana kerjasama saling berbagi informasi kasus korupsi yang diinvestigasi media yang tergabung dalam IndonesiaLeaks.

Perwakilan Indonesia Leaks, Nawawi Bahrudin menyampaikan kedatangannya ke KPK juga sekaligus memperkenalkan IndonesiaLeaks kepada Ketua KPK. IndonesiaLeaks teridiri dari NGO dan perusahaan media.

"Kita membuat semacam portal yang kita beri peluang dan kesempatan kepada orang-orang yang memiliki informasi rahasia tapi dia khawatir dengan keselamatan pribadi dan keluarganya itu terancam. Maka dia boleh menyampaikan informasi rahasia itu melalui portal yang kita beri nama IndonesiaLeaks," terang Nawawi, Jumat (2/2).

Portal ini bersifat rahasia. Anonimitas narasumber dijamin. Informasi rahasia yang berhasil diperoleh akan diolah menjadi berita investigasi. Produk jurnalisme investigatif itu diharapkan dapat mempengaruhi kebijakan atau juga penegakan hukum.

"Jadi kita berikan perlindungan anonimitas dan perlindungan kepada narasumber ini," ujarnya.

Produk jurnalisme tersebut juga diharapkan bisa menjadi bukti awal bagi KPK untuk ditindaklanjuti. Untuk itu KPK akan mempelajari apakah informasi yang terangkum dalam produk jurnalisme investigasi itu layak dijadikan bukti awal.

"Produk jurnalistik ini akan menjadi berita, akan menjadi informasi tentang kebijakan publik, salah satunya adalah korupsi. Oleh karena itu kalau memang sudah dalam bentuk berita, tentunya kita akan bekerja sama dengan KPK untuk lebih menjelaskan posisi kasusnya," jelas Nawawi.

Nawawi menambahkan sejauh ini ada beberapa informasi dari IndonesiaLeaks yang diteruskan ke KPK. "Menurut informasi dari kawan-kawan itu sedang dalam tahap verifikasi data untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Respons Ketua KPK, Agus Rahardjo menurut Nawawi sangat mengapresiasi. Persoalan korupsi ini harus menjadi musuh bersama, tidak hanya menjadi tugas KPK. Dengan IndonesiaLeaks diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa korupsi adalah perbuatan melanggar hukum yang mempunyai dampak yang luas untuk masyarakat.

Ada lima NGO yang tergabung dalam platform ini di antaranya; ICW, LBH Pers, Green Peace, dan Change.org. Sedangkan media yang tergabung di antaranya; Jakarta Post, CNN Indonesia, Bisnis Indonesia, Liputan6.com, dan Suara.com.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP