Indonesia Sapu Bersih Muba Asia Auto Gymkhana Cup 2019

Senin, 2 Desember 2019 04:03 Reporter : Irwanto
Indonesia Sapu Bersih Muba Asia Auto Gymkhana Cup 2019 Indonesia Sapu Bersih Muba Asia Auto Gymkhana Cup 2019. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Sebanyak 28 peslalom asal sembilan negara Asia adu cepat di Muba Asia Auto Gymkhana Cup 2019 di Skyland International Cirkuit Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Minggu (1/12). Indonesia menyapu bersih dua kategori dalam turnamen slalom lintasan panjang dan permanen itu.

Ke 28 pebalap slalom itu adalah dari Thailand (Jakasem-Jadjang), Kamboja (Pov Techeng-SCM Sokosal), Hongkong (Ho Ynwaverick-Wai Ming), Taiwan (Tseng Kun Yao-Chu Chin Yi), Vietnam (Nguyeh Hong Vinh-Truong Nam Thanh), dan Malaysia 1 (Magendram Arunasalam-Mohd Shazly Farith).

Kemudian, Malaysia 2 (Ng Aik Sha-Lho Wei Min), Singapura (Lim Boon Seng-Low Chor Yong Jeremy), Singapura (Kan Tsz Kong-Yap Hui Ching), dan India (Vidit Jain-Ashad, dan Indonesia 1 (James Sanger-M Andrianza Junial), Indonesia 2 (Anggiana OHP-Ananta OHP), dan Indonesia 3 (Hardiko-Rinaldo).

Di kategori tim, pasangan Indonesia I James Sanger-M Andrianza Junial naik podium kesatu dalam catatan waktu 02:01,773, di peringkat kedua diraih pasangan India Vidit Jain-Ashad (02:07,512), peringkat ketiga Malaysia 1 Magendrab Arunasalam-Mohammad Syazli (02:08,161).

©2019 Merdeka.com/Irwanto

Peringkat keempat diduduki peslalom asal Taiwan, Tseng Kun Yao-Chu Chin Yi (02:09,035), dan peringkat kelima Brunei Darussalam Muhammad Fadzzil Aziz-Muhammad Shopian bin Mati Sad (02:10,697).

Sementara di kategori solo, dua pebalap slalom Indonesia M Adrianzah Yunial dan Herdiko Setyaputra, berhasil meraih juara 1 dan 2. Keduanya mendapatkan catatan waktu tercepat yakni Adrianzah pada Heat 1 tercatat 01:57,671 dan Heat 2 01:58,379. Kemudian Herdiko tercatat di Heat 1 02:00,423 dan Heat 2 01:58,055, dan pebalap India Vidit Jain di Heat 1 02:02,269 dan Heat 2 01:59,693 menduduki peringkat ketiga.

Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, Muba Asia Auto Gymkhana Cup 2019 merupakan satu dari dua even yang digelar di penghujung tahun. Pekan depan, di sirkuit yang sama juga bakal digelar Super Moto.

"Kami siap menjadi panggung ajang balap level nasional maupun internasional, prinsipnya Skyland disiapkan untuk seluruh pecinta otomotif di Indonesia maupun luar Indonesia," ungkap Dodi.

Presiden Gymkhana Kwong Wing Yeung mengatakan, Muba menjadi pionir mempromosikan Ghymkhana di Indonesia hingga ke kanca Asia Pasifik dan Eropa. Menurut dia, slalom kali ini berbeda dengan yang biasa digelar.

Pada beberapa negara, selain Jepang, slalom dilakukan di jalanan kota dengan lintasan yang pendek, tetapi kali digelar di lintasan panjang sekitar sekitar 2.200 meter dan permanen.

"Gelaran seperti ini hanya ada di Jepang dan Muba Indonesia menjadi negara kedua di Asia yang melakukannya," kata dia.

Dijelaskannya, slalom kali ini harus menggunakan kecepatan yang lebih tinggi dari biasanya. Kecepatan menjadi tantangan besar yang harus ditaklukkan agar bisa bisa tepat waktu.

"Gymkhana harus dilakukan dengan cepat dan teratur. Tentu kombinasi ini tidak mudah untuk dilakukan," pungkasnya. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini