Imbas anggaran terbatas, pembangunan jalur trem di Surabaya dipotong

Reporter : Moch. Andriansyah | Rabu, 11 Januari 2017 21:03
Imbas anggaran terbatas, pembangunan jalur trem di Surabaya dipotong
Trem Surabaya. ©youtube.com/mrt kotasby

Merdeka.com - Rencana Pemkot Surabaya, Jawa Timur membangun trem di 2017 segera terwujud. Padahal sebelumnya, terjadi kendala anggaran dan hampir batal.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan kota (Bappeko) Kota Surabaya, Agus imam Sonhaji mengatakan, pihaknya dan pemerintah pusat akan menggelar pertemuan untuk membahas realisasi pembangunan trem tersebut pada pekan ini. "Minggu ini kita akan rapat di sini (Surabaya)," ungkap Agus, Rabu (11/1).

Namun, jalur trem yang akan dibangun di tahun ini tidak sesuai rencana awal, yaitu 17 kilometer (Km). Jaraknya hanya 9 Km saja. Hal ini karena keterbatasan anggaran yang dikucurkan dari APBN ke pemerintah kota.

Pembangunan awal angkutan massal cepat (AMC) diperkirakan menghabiskan dana Rp 2,4 triliun. Namun karena tak seluruhnya dana cair, maka solusinya mengurangi jalur yang akan dilalui trem.

"Dengan pengurangan jalur yang dibangun, biaya yang dibutuhkan juga akan berkurang. Kan tinggal mengurangi saja. Tapi angkanya yang buat Kementerian Perhubungan," jelas dia.

Seperti diketahui, sesuai rencana awal, jalur trem yang dibangun akan membelah Kota Surabaya dari sisi selatan mengarah ke utara, yaitu dari Stasiun Wonokromo menuju Jalan Indrapura.

Namun karena keterbatasan anggaran, pembangunannya hanya mencapai 9 Km. Maka, proyek pembangunan tersebut hanya dari Wonokromo hingga Jalan Praban, kemudian balik ke Jalan Tunjungan. "Tahap awal sudah disepakati Bu Wali (Tri Rismaharini) dan Pak Menteri (Menhub Budi Karya Sumadi). Kalau yang awal selesai, akan dilanjutkan ke utara hingga Perak," tuturnya lagi.

Agus juga mengestimasi proses pembangunan trem itu akan memakan waktu dua tahun. Pembangunan trem diharapkan mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Surabaya.

"Mudah-mudahan dengan adanya Trem akan bsia mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di Surabaya," tutupnya.

Baca juga:
Jokowi dianggap gagal, mahasiswa PMII salat gaib dan bakar keranda
Berdalih carikan kerja, pemandu lagu jual 3 temannya lewat facebook
AJB dan SHM tak diserahkan, pembeli ruko gugat pengembang properti
Ultah ke-44 PDIP, ribuan kader arak pernikahan Whisnu di Surabaya
Isak tangis warnai pemakaman anggota Bonek yang tewas akibat miras
Rayakan HUT PDIP ke 44, Ketua DPC PDIP Surabaya lepas status duda

[lia]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE