Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ikut-ikutan teman, tukang becak habiskan uang tarikan buat nyabu

Ikut-ikutan teman, tukang becak habiskan uang tarikan buat nyabu Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi membekuk Rendi (26), seorang tukang becak yang menghabiskan uang tarikan hanya untuk nyabu. Reni ditangkap di rumahnya Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Senin (2/1) kemarin. Sebelumnya, petugas telah memasukkan nama pelaku dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepada petugas, Rendi berdalih hanya ikut-ikutan dan tak enak dengan teman-temannya hingga akhirnya ketagihan mengonsumsi sabu. Uang dari menarik becak pun habis hanya untuk membeli barang haram tersebut.

Tersangka mengaku hanya sebatas pemakai sabu sejak beberapa Minggu terakhir. Dia membantah dituduh sebagai pengedar narkoba seperti yang dilaporkan masyarakat.

"Cuma makai, itu pun belum lama, belum sebulan ini," ungkap tersangka Rendi di Mapolsek Ilir Barat II Palembang, Rabu (4/1).

Rendi berdalih turut menjadi pemakai sabu lantaran terpengaruh teman-temannya yang mayoritas menjadi pecandu berat. Dia merasa minder saat berkumpul tetapi sendirian tidak mengonsumsi sabu.

"Terpengaruh teman, mereka makai semua. Lama-lama ketagihan. Duit dari narik (becak) saya beliin semua, kadang seratus kadang kurang. Kalau ada sisa baru diserahin ke istri sama anak," ungkapnya.

Kapolsek Ilir Barat II Palembang, Kompol Mayestika mengatakan, tersangka diringkus saat bertransaksi dengan seseorang yang kabur saat diperiksa. Petugas menggeledah rumah tersangka dan ditemukan sepaket kecil sabu dalam bungkus rokok.

"Asal sabu itu kita ketahui sedang dilidik, termasuk temannya yang melarikan diri," pungkasnya. (mdk/sho)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP