Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Home industri senpi ilegal di OKI kian modern, mirip seperti aslinya

Home industri senpi ilegal di OKI kian modern, mirip seperti aslinya Ilustrasi senjata api. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pembuatan senjata api rakitan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) makin modern. Bahkan, produk dari home industri itu nyaris sempurna atau menyerupai senjata api organik atau bentuk aslinya.

Kapolres OKI AKBP Amazon Polamania mengungkapkan, bisnis senpi rakitan secara ilegal di wilayah hukumnya terus menjamur. Salah satu daerah yang menjadi pusat pembuatan berada di desa Sungai Ceper.

"Di desa itu buat senpi sudah turun menurun, warisan nenek moyang mereka," kata Amazon, Selasa (20/9).

Dia menjelaskan, meski terus dilakukan sosialisasi karena bertentangan dengan hukum, warga tetap saja membuatnya dengan alasan masih tingginya permintaan. Bahkan, semakin hari senpi yang dihasilkan jauh lebih sempurna dari sebelumnya.

"Senpi yang dibuat warga sekarang makin lebih halus, pakai stanlis. Ya, makin sempurna saja, hampir sama dengan yang asli," jelasnya.

Menurut dia, senpi rakitan tersebut dijual berkisar mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta per pucuk. Hal inilah membuat pengrajin terpikat untuk mendapatkan untung berlimpah.

"Modelnya makin bagus, harganya juga lebih murah, jadi banyak permintaan," terangnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya terus mengajak pengrajin meninggalkan usaha itu dan memilih pekerjaan lain. Sebab, mayoritas pemilik senpi rakitan digunakan untuk aksi kejahatan.

"Selain itu kita juga minta pemilik menyerahkan secara sadar senpi rakitan. Bulan ini ada 85 pucuk senpi rakitan serahan warga, target kita 100 pucuk yang diserahkan," tukasnya. (mdk/sho)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP