Hindari Kepadatan di Stasiun Gambir, Pemudik Pilih Berangkat H+1 Lebaran

Kamis, 6 Juni 2019 21:04 Reporter : Hari Ariyanti
Hindari Kepadatan di Stasiun Gambir, Pemudik Pilih Berangkat H+1 Lebaran Pemudik cetak tiket mandiri di Stasiun Gambir. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Suasana Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, masih dipenuhi pemudik H+1 Lebaran. Kepadatan memang tidak separah hari sebelumnya. Lebih terlihat lengang, namun hilir mudik orang masih cukup ramai.

Kepadatan Stasiun Gambir terlihat dari jumlah penggunanya. Berdasarkan data resmi Stasiun Gambir per Kamis (6/6), jumlah pemudik berangkat melalui stasiun ini mencapai 18.840 orang. Jumlah itu diperkirakan akan bertambah.

Beragam alasan para pengguna jasa kereta api lebih memilih berangkat mudik setelah Perayaan Idulfitri. Salah satunya terkait kepadatan stasiun yang menjadi kekhawatiran. Mereka lebih baik berangkat belakangan agar sedikit lengang.

"Sengaja memilih mudik setelah Lebaran biar enggak terlalu padat," kata salah seorang pemudik, Hafiz, saat ditemui di Stasiun Gambir.

Hafiz pemudik pengguna kereta api kelas ekonomi dengan tujuan Cirebon, Jawa Barat. Beruntung dia masih dapat tiket. Harganya pun ketika masih normal ketika didapat, kendati membeli tiket menjelang Idulfitri.

"Harganya enggak naik. Beli tiket pas malam takbiran masih ada. Senin itu tiketnya habis. Selasa malam masih ada, harganya normal," ujarnya. Dia mendapat tiket seharga Rp 150 ribu seperti hari biasanya.

Harga tiket kereta api memang cenderung normal dalam libur Lebaran tahun ini. Tidak ada kenaikan signifikan. Sehingga para penumpang banyak mengapresiasi atas kondisi tersebut.

Perasaan bahagia Hafiz ternyata juga dirasakan pemudik lain satu tujuan. Nani, warga Jakarta Timur, merasa tidak terlalu terbebani atas biaya kereta menuju Cirebon. "Harga tiket kemarin normal," ujar Nani.

Sambil membawa tas besar, dia sebenarnya berencana mudik ke Kuningan, Jawa Barat. Nantinya akan turun di Stasiun Cirebon untuk melanjutkan perjalanan sampai tujuan.

Begitu juga dirasakan Pujianto, warga Depok. Dia rencananya berangkat mudik ke Bandung dengan istrinya. Dalam perjalanan mudik ini, tiket yang didapat seharga Rp150 ribu. Harga tersebut dirasa tidak berlebihan meski ada kenaikan. [ang]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini