Heru Dwi meminta maaf posting ujaran kebencian terhadap PDIP
Merdeka.com - Heru Dwi, pemilik akun media sosial Facebook yang memposting tudingan ataupun ujaran kebencian terhadap PDIP akhirnya meminta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan langsung kepada pengurus DPC PDIP Sidoarjo di kantor DPC PDIP Jalan Jati Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (21/10).
Di hadapan pengurus dan kader partai DPC PDIP Sidoarjo, pria yang berprofesi sebagai dokter di RSUD Sidoarjo itu mengaku salah dan menyesal terkait postingan yang diunggah di akun Facebook miliknya.
"Saya mengaku salah dan menyesal. Saya terlalu mengikuti isu politik di Jakarta sehingga terbawa emosi. Sekali lagi saya meminta maaf kepada kader dan pengurus PDI Perjuangan dan semua masyarakat dan tidak akan mengulangi lagi," ujar pria yang pernah di promosikan menjabat Wakil Direktur RSUD Sidoarjo itu.
Selain meminta maaf secara langsung, dia juga siap memposting permintaan maaf di akun Facebook miliknya. Sejak menjadi persoalan, sambungnya, Heru dilarang istri untuk bermain Facebook dan menonaktifkannya.
"Namun, ini itikad baik saya untuk meminta maaf di FB atas kesalahan saya, maka akun FB akan saya aktifkan kembali, lalu saya bersedia minta maaf," jelasnya.
Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Tito Pradopo menyatakan Heru Dwi menulis pernyataan secara tertulis yang intinya tidak akan mengulangi perbuatannya. "Dia menyadari perbuatan yang dilakukan adalah salah. Dia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Pengurus dan Kader DPC PDIP Sidoarjo mempolisikan pemilik akun Facebook Heru Dwi. Dia dipolisikan lantaran unggahan status dan komentar yang menuding partai berlambang banteng moncong putih itu sebagai partai penista agama dan ulama.
Selain berurusan dengan PDIP, pria yang berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan itu juga di polisikan Pengurus dan kader DPC Perindo Sidoarjo dengan tuduhan ujaran kebencian. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya