Hentikan Bentrokan, Polisi Tutup Akses Jalan ke Asrama Papua di Makassar
Merdeka.com - Polisi sigap menghentikan bentrokan antara mahasiswa Papua dengan warga serta organisasi masyarakat (Ormas) di Makassar, Sulawesi Selatan. Saat ini aksi saling lempar batu sudah tidak terjadi.
Pantauan merdeka.com, Senin (19/8) malam, tiga akses jalan menuju asrama ditutup. Garis polisi radius satu kilometer menuju asrama dipasang di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Jalan Rusa dan Jalan Anuang.
Di masing-masing jalan berjaga lima orang polisi. Kasat Intel Polrestabes Makassar Kompol Adliansyah sempat bernegosiasi dengan warga agar tidak terus merangsek mendekati asrama.
Meski sudah disterilkan warga masih berkumpul di sekitar lokasi. Belum diketahui secara pasti penyebab awal bentrokan ini dan siapa yang memulai melempar batu.
Seperti diketahui, hari ini demo berujung kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat. Massa membakar kantor DPRD Manokwari.
Situasi panas ini ditengarai buntut dari perlakukan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur. Pihak pemerintah pusat hingga daerah meminta agar semua pihak menahan diri.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya