Heboh Orang Indonesia Disebut-sebut jadi Kelinci Percobaan Bill Gates Bikin Kemenkes Buka Suara & Singgung Covid-19

Di media sosial, masyarakat Indonesia merasa khawatir dijadikan kelinci percobaan vaksin TBC.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Heboh Orang Indonesia Disebut-sebut jadi Kelinci Percobaan Bill Gates Bikin Kemenkes Buka Suara & Singgung Covid-19
Kementerian Kesehatan menghentikan sementara program studi kedokteran di Undip dan Unpad setelah kasus kekerasan dan perundungan yang mengakibatkan korban jiwa, serta kasus kekerasan seksual. (© 2025 Antaranews)

Program uji coba vaksin tuberkulosis atau TBC yang dikembangkan pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates hangat menjadi perbincangan publik.

Di media sosial, masyarakat Indonesia merasa khawatir dijadikan kelinci percobaan vaksin TBC.

Menteri kesehatan Budi Gunadi memastikan, jika Indonesia bukan kelinci percobaan vaksin TBC. Narasi tersebut, digaungkan agar masyarakat takut terhadap pemberian vaksin tersebut.

"Ini supaya mengedukasi masyarakat juga, bahwa ini bukan seperti kelinci percobaan. Itu adalah pengaruh yang sengaja disebarluaskan agar orang tidak mau divaksin," kata Budi, dalam keterangan resmi, Sabtu (10/5).

Dia menjelaskan, vaksin TBC yang saat ini tengah menjalani uji klinis tahap 3 di Indonesia merupakan hasil kerja keras para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran.

Budi menyebut, uji coba telah melibatkan lebih dari 2.000 partisipan sejak akhir 2024, dengan pengawasan ketat dan standar ilmiah tertinggi.

"Teman-teman mesti jelas bahwa vaksin itu ada clinical trial 1, 2, dan 3. Trial 1 menentukan vaksin ini aman atau tidak — dan itu sudah lewat. Sekarang kita masuk ke trial 3 untuk melihat efektivitasnya. Jadi ini semua saintifik, bukan hoaks atau gosip," tegasnya.

Bill Gates Beri Kucing Kesayangan Prabowo Boneka Paus, Suasana Pertemuan Jadi Hangat
Dalam kunjungan ke Istana Merdeka, Bill Gates memberikan boneka paus kepada Bobby Kertanegara, kucing kesayangan Prabowo Subianto, menciptakan momen hangat di tengah pertemuan resmi membahas kerja sama Bill Gates Foundation di Indonesia. Planet Merdeka

Singgung Covid-19

Budi juga mengingatkan, sejarah telah membuktikan kekuatan vaksin dalam menekan wabah penyakit. Hal ini, terbukti saat Covid-19 menyebar di dunia dan Indonesia.

"Covid-19 turun bukan karena pengobatan atau skrining, tapi karena vaksin. Vaksin itu menyelamatkan jutaan nyawa," ujar dia.

Terkait kekhawatiran vaksin tidak cocok secara genetik, Budi memastikan, alasan Indonesia ikut dalam uji coba justru untuk memastikan kesesuaian. Dia mencontohkan kasus vaksin malaria yang tidak efektif di Indonesia karena dikembangkan untuk populasi Afrika.

"Kita enggak mau kecolongan lagi. Kita pengin aktif supaya vaksinnya juga cocok buat orang Indonesia," pungkas Budi.

Sementara itu, Peneliti nasional vaksin TB Erlina Burhan mengatakan, uji klinik ini tidak hanya dilakukan di Indonesia.

Uji coba ini berlangsung di empat negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia yaitu Afrika Selatan Kenya, Malawi dan Zambia.

"Uji coba ini berlangsung di lima negara, termasuk Indonesia, dengan melibatkan hingga 20.000 peserta seluruh dunia, termasuk individu dengan HIV," kata Erlina.

Sampai saat ini, kata Erlina, belum ada gejala efek samping yang ditimbulkan dalam uji coba vaksin TBC.

"Sudah mulai sejak September 2024 (uji klinis vaksin TBC). Sejauh ini aman saja sih (efek samping)" ujar dia.

Saat ditanya perihal tingkat keamanan vaksin tersebut, Erlina belum bisa memastikan. Sebab, uji coba masih terus berlangsung.

"Belum ada hasilnya. Kan belum selesai," imbuh Erlina.

Sebelumnya, kedatangan vaksin TBC besutan Bill Gates menuai polemik publik. Terlebih, vaksin tersebut akan diuji klinis di dalam negeri. Tidak sedikit yang menyebut Indonesia menjadi 'kelinci percobaan' vaksin Bill Gates.

Kekhawatiran itu ramai di media sosial.

"Kalo ada efek samping yg membahayakan, siapa yg tanggung jawab??" kata pengguna akun X @delf** dikutip merdeka.com, Rabu (7/5).

"Darimana tahu aman kalau belum di uji klinis? Kalau bukan kelinci percobaan lalu apa?" tulis akun @Suman** pada Minggu (11/5).

"Sialnya negeriku. Rakyatnya jadi kelinci percobaan," tulis akun @Reg**.

"Yakin rakyat mau dijadikan kelinci percobaan?" tulis akun @Zak***.

Rekomendasi