Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Heboh Marketplace Guru, DPR Usul ke Mendikbudristek Diganti 'Ruang Talenta'

Heboh Marketplace Guru, DPR Usul ke Mendikbudristek Diganti 'Ruang Talenta' Dede Yusuf. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Mendikbudristek berinovasi membuat marketplace guru sebagai tempat untuk semua guru bisa mengajar. Wadah ini menjadi database yang dapat diakses untuk semua sekolah yang ada di Indonesia. Wacana Nadiem soal 'marketplace' guru mendapatkan reaksi negatif dari publik karena berafiliasi dengan kegiatan jual-beli barang.

"Sebetulnya konsep itu head hunter, head hunter itu di mana kita mendapatkan database guru-guru sehingga mudah dicari hanya kalimat marketplace ini tidak enak," ujar Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf di Kompleks Senayan, Rabu (31/5).

Dede Yusuf menyampaikan keberatannya di ruang sidang. Dia juga memberikan alternatif penamaan lain yakni ruang talenta.

"Di dalam ruang sidang saya sudah menyampaikan agar penggunaan 'marketplace' ini diganti jadi ruang talenta, artinya adalah kita mau cari guru dengan kemampuan ini karena tujuannya nanti yang akan memilih adalah dari pusat diserahkan kepada sekolah," sambungnya.

Menurut Dede, ruang talenta harus dibuat standar tertentu agar tidak memunculkan ketimpangan antar guru. Sehingga guru-guru yang memenuhi kriteria lah yang bisa masuk dalam ruang tersebut.

"Di sisi lain mereka yang tidak bertalenta masuk enggak ke dalam, maka dari itu harus ada standar bagaimana caranya semua guru punya potensi untuk masuk ke dalamnya. Jadi enggak boleh klarifikasi yang bisa masuk yang begini tapi ketika mereka sudah memiliki database, sudah lolos passing grade (PG) mereka bisa masuk database itu," ungkapnya.

Dede menilai, hal positif dari wadah ini yaitu guru bertalenta akan terdata sehingga memudahkan pihak sekolah dalam mencari guru.

"Buat yang berprestasi/bertalenta tentu akan lebih mudah dicari karena kan kita banyak sekali guru berprestasi tapi tidak ketahuan dan tidak ada databasenya, lebih banyak guru-guru karena kenalan. Jadi di satu sisi database ini bisa membantu para guru-guru berprestasi untuk lebih mudah muncul," ungkapnya.

Meski demikian, Politikus Demokrat ini memahami tujuan dari marketplace guru itu upaya Kemendikbudristek untuk menyiapkan guru berkualitas ketika daerah tidak mampu mencari guru-guru tersebut.

"Sebetulnya ini salah satu upaya yang disampaikan Kemendikbudristek bahwa ketika daerah tidak mampu memberikan formasi maka pemerintah pusat yang akan menyiapkan itu dengan cara memberikan gaji, dan lain-lainnya langsung ke sekolah dengan cara sekolah harus mencari guru yang cocok sesuai spesifikasi dan lokasi yang ditentukan," lanjutnya.

Sebelumnya, Marketplace guru adalah salah satu rencana yang dibuat Menteri Nadiem karena melihat perekrutan tenaga kependidikan atau guru yang masih menyisakan beberapa masalah. Sehingga, Nadiem pun menggagas marketplace guru.

Nadiem menyebutkan guru bisa sangat dibutuhkan pada waktu yang tidak terduga seperti pindah, berhenti, pensiun, ataupun meninggal. Menurutnya, proses perekrutan guru pun dilakukan secara terpusat sehingga bisa saja tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah.

"Guru itu adalah pekerja di dalam sekolah-sekolah kita yang bisa kapan saja pindah, bisa saja berhenti, pensiun, atau meninggal sewaktu-waktu," ujarnya.

"Perekrutan ini dilakukan secara terpusat karena adanya kekhawatiran bahwa jumlah dan kompetensi guru itu tidak sesuai kebutuhan dan sebenarnya kalau kita sudah punya data dari setiap sekolah, seharusnya yang mengerti kebutuhan rekrutmen itu kembali kepada sekolah," Nadiem menambahkan.

Sesuai namanya, marketplace guru adalah tempat atau wadah untuk semua guru yang dapat mengajar. Wadah ini menjadi database yang dapat diakses untuk semua sekolah yang ada di Indonesia.

"Marketplace untuk talent guru, di mana akan ada suatu tempat di mana semua guru-guru yang boleh mengajar masuk ke dalam sebuah database yang bisa diakses oleh semua sekolah yang ada di Indonesia,” kata Nadiem.

Reporter Magang: Alya Fathinah

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Daftar Artis yang Masih Melajang hingga 30 Tahun Lebih, Siapa Saja?
Daftar Artis yang Masih Melajang hingga 30 Tahun Lebih, Siapa Saja?

Berikut deretan selebriti kepala tiga hingga empat yang belum juga menemukan pendamping hidup.

Baca Selengkapnya
Pengusaha Berpengalaman 20 Tahun Ini Bagikan Tips Bangun Bisnis untuk Muda, Patut Dicontoh
Pengusaha Berpengalaman 20 Tahun Ini Bagikan Tips Bangun Bisnis untuk Muda, Patut Dicontoh

Memiliki seseorang yang dapat dipercaya yang pernah mengalami situasi serupa akan sangat membantu.

Baca Selengkapnya
Rekrutmen Petugas Kesehatan Haji 2024 Gratis, Laporkan ke Nomor Ini Jika Ada Pungli
Rekrutmen Petugas Kesehatan Haji 2024 Gratis, Laporkan ke Nomor Ini Jika Ada Pungli

Proses rekrutmen telah dibuka secara online sejak 18 Desember 2023 lalu dan berakhir pada 31 Desember 2023 melalui website https://daftarin.kemkes.go.id.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Bertemu di Ruang Sidang, Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Langsung Sambut Kedatangan SYL
Bertemu di Ruang Sidang, Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Langsung Sambut Kedatangan SYL

Febri menjadi saksi fakta untuk perkara pemerasan dan gratifikasi mantan kliennya, Syahrul Yasin Limpo.

Baca Selengkapnya
Platform ini Bantu Pebisnis Bisa Berinteraksi Langsung dengan Pelanggan
Platform ini Bantu Pebisnis Bisa Berinteraksi Langsung dengan Pelanggan

Solusi cerdas yang dapat mengubah setiap interaksi menjadi peluang pertumbuhan yang nyata.

Baca Selengkapnya
Tak Seglamor yang Dibayangkan, 5 Artis Ini Pernah Mengalami Masa Sulit Hingga Jual Rumah Mewah - Ada yang Bangkrut sampai Terjerat Utang
Tak Seglamor yang Dibayangkan, 5 Artis Ini Pernah Mengalami Masa Sulit Hingga Jual Rumah Mewah - Ada yang Bangkrut sampai Terjerat Utang

Mengalihkan kepemilikan rumah dapat menjadi opsi untuk memperoleh pendapatan tambahan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Selengkapnya
Dukung Keberlanjutan Bisnis, 700 Pengusaha Kopi dan Barista Dilatih agar Berani Bereksplorasi
Dukung Keberlanjutan Bisnis, 700 Pengusaha Kopi dan Barista Dilatih agar Berani Bereksplorasi

Bukan hanya mengolah biji kopi, namun mengenali karakter susu juga menjadi hal yang krusial dalam berkreasi karena susu memegang peranan penting.

Baca Selengkapnya
Pemuda 20 Tahun Ini Tak Kenal Gengsi, Lulus SMA Langsung Terjun Bisnis Bawang Goreng dan Kini Tinggal Menikmati Hasil
Pemuda 20 Tahun Ini Tak Kenal Gengsi, Lulus SMA Langsung Terjun Bisnis Bawang Goreng dan Kini Tinggal Menikmati Hasil

Adit merasa, dari pada bekerja untuk orang lain, lebih baik dia mengembangkan usaha keluarganya agar lebih sukses.

Baca Selengkapnya
Siapkan Anggaran Rp5 Triliun, Program Kartu Prakerja Targetkan 1,14 Juta Penerima Manfaat pada 2024
Siapkan Anggaran Rp5 Triliun, Program Kartu Prakerja Targetkan 1,14 Juta Penerima Manfaat pada 2024

Cahyo mengungkapkan, program Kartu Prakerja selanjutnya yaitu gelombang 68 akan dibuka pada Jumat (17/5).

Baca Selengkapnya