Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hasil pengamatan ROV: Pesawat Lion Air PK-LQP hancur berkeping

Hasil pengamatan ROV: Pesawat Lion Air PK-LQP hancur berkeping Penemuan bagian tubuh korban dan puing Lion Air. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Kepala Balai Teknologi dan Survei Kelautan Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) M Ilyas pesimistis bodi pesawat Lion Air PK-LQP ditemukan utuh. Selama pencarian hingga hari keempat, tim kerap melihat banyak puing-puing pesawat pecah yang disorot oleh Remote Operated Underwater Vehicle (ROV).

"Rasa-rasanya dari data yang ada semua sudah hancur, dengan ROV hari ini kita 30 menit ya operasi, kesulitan juga masih sempat ROV itu (melihat puing pesawat) kecil-kecil semua, pecah-pecah," kata Ilyas di Jakarta International Container Terminal II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11).

Dia menambahkan, rasanya juga mustahil untuk menemukan tubuh korban penumpang pesawat JT 610 yang masih utuh. Ilyas berkaca dari kecelakaan pesawat Adam Air pada awal tahun 2007 silam.

"Kalau saya kecil kemungkinan mungkin sama seperti Adam Air. Tapi saya bukan orang ahli pesawat, tapi kalau saya kecil kemungkinan, karena pesawat saja sudah hancur berkeping-keping kecil, termasuk tadi teman-teman dari Marinir sudah menemukan baling-baling," tuturnya.

Hingga malam ini, tim SAR gabungan masih terus mencari pesawat Lion Air dan para korban. Termasuk mencari black box Cockpit Voice Recorder (CVR) yang belum ditemukan.

"Insyaallah, doain aja kalo malam ini mudah-mudahan teman-teman Marinir mereka operasi penyelaman malam ini dengan kapal Pertamina," tandasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP