Hapus 2.000 kegiatan, Ridwan Kamil klaim hemat anggaran capai Rp 1 T
Merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Bandung menyebut sudah menghapus sebanyak 2.000 kegiatan yang dinilai hanya menghambur-hamburkan duit. Dari penghapusan itu, efisiensi anggaran terpangkas bisa sampai Rp 1 triliun.
"Dalam smart city yang diterapkan ini yakni salah satunya control. Ini yang dilakukan untuk control di kita sendiri yakni Pemerintah Kota. Dari control tersebut, kami mencoret 2.000 kegiatan, yang anggarannya bisa mencapai Rp 1 triliun," kata pria yang akrab disapa Emil ini dalam Forum Replikasi Inovasi Pelayanan Publik digelar di Aula Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (26/10).
Pelayanan berbasis smart city yang diterapkan Pemkot Bandung sendiri merupakan jawaban tantangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi (PANRB). Pemerintah pusat meminta meninggalkan budaya lama yang rentan pungli dengan cara yang lebih modern.
Selain control, pelayanan berbasis smart city kedua yakni observe. "Observe ini diperuntukan untuk masyarakat yang memantau kegiatan Pemkot Bandung. Masyarakat bisa mengadukan lewat berbagai aplikasi yang dimiliki," ujarnya. Dia menyebut dalam tiga tahun, Pemkot Bandung sudah menerapkan 400 software yang dimana itu ujungnya untuk pelayanan publik.
Lanjut Emil, yang ketiga adalah connect. "Connect ini adalah koneksi. Di Bandung semua terkoneksi. Setiap SKPD memiliki Twitter untuk memberitakan seluruh kegiatan. Sehari 200 berita yang kami posting. Itu bagian dari akuntabilitas Pemkot," terangnya.
Menurutnya pelayanan smart city yang sudah diterapkan di Kota Kembang ini bisa diterapkan di kebanyakan daerah kabupaten/kota di Indonesia. "Dengan sistem ini warga lebih mudah kontrol pemerintah," tandasnya. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya