Gus Ipul: Orang luar negeri saja kagum & bangga dengan budaya wayang
Merdeka.com - Ingin mengajarkan nilai-nilai luhur dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, Pemprov Jawa Timur menggelar Pentas Wayang Kulit. Tak tanggung-tanggung, salah satu pagelaran budaya ini akan digeber 20 kali dalam setiap tahun.
Menurut Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, wayang bukan hanya tontonan semata. Tapi sekaligus memberi tuntunan. Karena dalam setiap pagelarannya senantiasa mengajarkan nilai-nilai luhur yang bermanfaat bagi kehidupan.
"Kami menganggarkan pentas wayangan 20 kali dalam setahun. Ini adalah komitmen kami untuk melestarikan Wayang Kulit sebagai warisan dari budaya Indonesia, yang juga telah menjadi warisan budaya dunia," katanya.
Gus Ipul mengatakan, alasan menggelar 20 kali Pentas Wayang dalam setahun, karena wayang adalah salah satu warisan sejarah seni dan budaya asli Indonesia yang terus eksis hingga saat ini. Bahkan, keberadaan wayang dapat dijadikan alat untuk memperkuat kerukunan masyarakat.
"Disini tidak hanya orang tua saja yang menonton Wayang Kulit, tapi juga ada anak-anak, remaja, baik laki-laki maupun perempuan. Kita semua duduk bersama menonton wayang yang selain menghibur, juga dapat memberikan nilai-nilai luhur yang bermanfaat bagi kehidupan. Inilah yang memperkokoh kerukunan kita," yakinnya.
Karena itu, lanjut Gus Ipul, kecintaan terhadap Wayang Kulit harus terus dipupuk dan dilestarikan. "Dengan mencintai budaya wayang, artinya kita juga melestarikan budaya asli bangsa ini kepada anak cucu."
"Budaya wayang tidak tergantikan,ini harus kita pertahankan kepada generasi penerus, kisah dalam wayang menunjukkan bahwa nenek moyang bangsa ini punya tuntunan, tatanan, dan nilai-nilai lurur kehidupan yang mulia," sambungnya.
Kembali Gus Ipul menegaskan, sudah seharusnya masyarakat lebih mencintai budaya wayang daripada budaya-budaya asing yang menyerbu bangsa Indonesia. "Orang luar negeri saja begitu kagum dan bangga dengan budaya wayang, jangan sampai malah kita sendiri yang jadi lebih kagum dengan budaya luar yang lebih modern. Kita punya wayang sebagai kekuatan bangsa, dan kita harus bangga akan wayang kulit," tutup Gus Ipul.
Sekadar informasi, pada peringatan HUT ke 39 Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Jawa Timur di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, Gus Ipul juga hadir menyaksikan Pegelaran Wayang Kulit semalam suntuk. Acara digelar Jumat (3/3) malam hingga dini hari.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya