Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Guru SMPN 3 Kudus Meninggal Karena Covid-19, 14 Teman Sejawat Dikarantina

Guru SMPN 3 Kudus Meninggal Karena Covid-19, 14 Teman Sejawat Dikarantina Pasien Corona. ©2020 Photo

Merdeka.com - Seorang guru SMPN 3 Jekulo Kudus meninggal dunia dalam keadaan hamil setelah menjalani perawatan di rumah sakit Kariadi, Semarang. Dia meninggal terkonfirmasi positif covid-19. Gugus tugas melakukan tracking terhadap guru yang memiliki kontak erat dengan guru positif Covid-19 itu. Belasan guru menjalani karantina mandiri untuk penyembuhan.

"Iya ada kasus satu guru meninggal karena ada penyakit penyerta anemia dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan. Kita sedang tracking terhadap beberapa guru yang terlibat kontak erat," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Abdul Azis Achyar saat dikonfirmasi, Senin (7/12).

Dia menyebut total sampai sekarang ada lima guru SMP 3 Jekulo Kudus terpapar covid-19 yang meninggal, ditambah kasus Senin 7 Desember 2020 seorang guru yang diketahui hamil meninggal.

"Kita sedang koordinasi untuk lakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah dan kita tutup beberapa hari," ujarnya.

Terkait sumber penularan, Aziz mengaku mendapat informasi bahwa rombongan guru SMPN 3 melakukan perjalanan jauh ke Purwokerto. Setelah perjalanan itu, seorang guru mengalami demam dan berobat ke puskesmas.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan covid-19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi mengaku pihaknya sedang melakukan tracking kontak erat dengan melakukan tes swab kepada 43 guru.

"Dari hasil swab terdapat 14 orang guru dan karyawan terkonfirmasi positif covid-19. Mereka sebagian diminta untuk karantina mandiri di rumah," kata dia.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP