Gunung Agung di Bali dalam status waspada

Kamis, 14 September 2017 21:58 Reporter : Gede Nadi Jaya
Gunung Agung, Bali, Indonesia. ©2014 Merdeka.com/bubblews.com

Merdeka.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali Made Indra mengaku telah menerima surat dari Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral yang menyatakan peningkatan status gunung Agung dari level normal ke waspada.

"Aktivitas status gunung Agung di Karangasem dari level normal (I) ke level II (Waspada)," kata Made Indra di Denpasar, Kamis (14/9).

Dari pengamatan Badan Geologi, Gunung Agung di wilayah Desa Rendang Karangasem Bali itu dalam ini merekam ada 99 kali gempa.

Di antaranya kata dia, terjadi 46 kali gempa tektonik jauh, 15 kali gempa tektonik lokal, 37 kali gempa vulkanik dalam dan 1 kali gempa vulkanik dangkal.

"Awal mulanya terjadi gempa sejak Selasa 18 Juli 2017 itu terekam 2 kali tektonik lokal. Saat ini status gunung agung dari normal naik ke waspada," kata Indra.

Dia menjelaskan, terakhir terjadi gempa pada Rabu 13 September 2017. Terekam 7 kali gempa vulkanik dalam, dengan amplitudo 2-6 mm.

Secara visual dari pos pengamatan gunung tersebut, dalam rentang waktu 3 bulan terakhir ini belum teramati adanya perubahan signifikan tinggi dan tebal asap dari kawah gunung agung.

Menurut para pendaki, pada 13 September 2017 terlihat embusan solfatara dari dasar kawah yang sebelumnya tidak pernah terlihat.

Dia menambahkan, untuk tingkat kegempaan gunung tertinggi di Bali ini secara umum tampak menunjukkan peningkatan.

"Saat ini kami terus memantau aktivitas maupun rekomendasi Gunung Agung. Diingatkan pula kepada para pendaki di Gunung Agung agar lebih waspada akan situasi," pungkas Indra. [bal]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.