Gubernur Kaltim: Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru Sebelum Pelantikan
Merdeka.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, menyebut Kalimantan Timur, jadi lokasi ibu kota negara (IKN) baru. Kendati demikian, Pemprov masih menunggu pengumuman resmi Presiden Joko Widodo.
Gubernur Kaltim Isran Noor, telah beberapa kali bertemu Presiden Joko Widodo di Jakarta. Dalam pertemuan itu, Jokowi menyebut segera mengumumkan lokasi IKN.
"Waktu saya bertemu Bapak Presiden, saya tanyakan kapan akan diumumkan. Beliau bilang segera," kata Isran, di kediamannya Jalan Adipura, Samarinda, Kamis (22/8) malam.
Waktu itu, menurut Isran, dia kembali menanyakan, apakah akan diumumkan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. "Beliau kembali menjawab, sebelum beliau dilantik. Saya serahkan kepada beliau," ujar Isran.
Saat ini, lanjut Isran, kajian Bappenas sebagaimana saat disampaikan pertemuan di Balikpapan selama dua hari 20-21 Agustus 2019 di Balikpapan, sudah dilakukan 2 tahun sebelumnya.
"Sejak 2017, itu sudah lama kajiannya. Tidak ujug-ujug misalnya dadakan, tidak begitu. Pemindahan ibu kota ini rencana lama. Kalau kita amati sejarah kan dari era Pak Soekarno, dilanjutkan di era Pak Harto, kemudian Pak SBY, dan direalisasikan di era Pak Joko Widodo," terang Isran.
"Informasi dari Bappenas, sekarang sedang mempersiapkan penyelesaian 2 kajian akhir. Apa itu, saya kurang tahu. Mungkin soal persiapan ibu kota negara," jelasnya.
Dalam pemberitaan, dalam kajian Bappenas diperlukan sekitar Rp466 triliun untuk merealisasikan ibu kota negara baru. Presiden Joko Widodo sendiri, pada sidang istimewa 16 Agustus 2019 lalu, telah menyebut akan memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan. "Pasti ada dari APBD Kaltim (anggaran Rp466 triliun), tapi kecil," demikian Isran.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya