GSN Salurkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo di Tulungagung Tingkatkan Kesejahteraan

Yayasan Gerakan Sosial Nasional (GSN) mendistribusikan 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto di Tulungagung, Jawa Timur, sebagai bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak lansia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
GSN Salurkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo di Tulungagung Tingkatkan Kesejahteraan
Yayasan Gerakan Sosial Nasional (GSN) mendistribusikan 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto di Tulungagung, Jawa Timur, sebagai bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak lansia. (AntaraNews)

Yayasan Gerakan Sosial Nasional (GSN) baru-baru ini menyalurkan 200 unit becak listrik di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Penyaluran ini merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan khusus bagi pengemudi becak lanjut usia. Inisiatif ini menandai langkah awal dalam program nasional penggantian becak kayuh menjadi becak listrik yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik Sudaryati Deyang, yang hadir langsung dalam acara penyaluran di Tulungagung, menjelaskan fokus utama program ini. Saat ini, GSN memprioritaskan distribusi becak listrik di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Setelah itu, program akan segera diperluas ke wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat, serta Banten.

Program ini tidak hanya berfokus pada modernisasi transportasi, tetapi juga memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas hidup para pengemudi becak. Dengan adanya becak listrik, diharapkan para lansia tetap dapat bekerja tanpa harus mengandalkan tenaga fisik yang besar. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberdayakan masyarakat secara ekonomi.

Penyaluran Nasional Becak Listrik dan Target Ambisius

Pada awal tahun ini, GSN menargetkan penyaluran sebanyak 11.000 unit becak listrik di seluruh Jawa Timur. Setelah itu, distribusi akan terus dilanjutkan ke seluruh kota dan kabupaten di Pulau Jawa hingga tahun 2028. Secara nasional, GSN memiliki target ambisius untuk menyalurkan total 82.000 unit becak listrik di seluruh Pulau Jawa dalam periode tersebut.

Hingga saat ini, tepatnya sejak akhir tahun 2024 hingga akhir 2025, GSN telah berhasil menyalurkan sekitar 6.000 unit becak listrik. Pencapaian ini menunjukkan progres signifikan dalam mewujudkan visi program. Dengan target 11.000 unit lagi yang akan tersalurkan pada tahun ini, GSN optimis dapat memenuhi sasaran yang telah ditetapkan.

Nanik Sudaryati Deyang menegaskan bahwa target penyaluran becak listrik di Pulau Jawa diharapkan tuntas pada tahun 2028. Setelah seluruh wilayah Jawa tercakup, program ini direncanakan akan diperluas ke luar Pulau Jawa. Ekspansi ini menunjukkan komitmen jangka panjang GSN dan pemerintah dalam menyediakan solusi transportasi yang berkelanjutan dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Komitmen Presiden Prabowo untuk Kesejahteraan Pengemudi Becak

Program becak listrik ini merupakan wujud nyata dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan para tukang becak, khususnya mereka yang sudah lanjut usia. Tujuannya adalah agar mereka tetap bisa mencari nafkah tanpa harus mengandalkan kekuatan fisik yang berlebihan. Presiden Prabowo juga berharap para pengemudi becak dapat memiliki aset sendiri dan lebih berdaya secara ekonomi melalui sarana angkut bertenaga listrik roda tiga ini.

Tulungagung memiliki peran khusus dalam inspirasi lahirnya gagasan becak listrik. Presiden Prabowo tergerak setelah mengetahui masih banyaknya tukang becak lansia di daerah tersebut yang harus mengayuh becak secara manual. Kondisi ini mendorong Presiden untuk memesan becak listrik sejak awal tahun 2024, bahkan sebelum beliau resmi menjabat sebagai Presiden.

Setiap unit becak listrik yang disalurkan memiliki nilai sekitar Rp22 juta. Penting untuk dicatat bahwa unit-unit ini tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan, memastikan bahwa becak tersebut tetap menjadi aset produktif bagi para pengemudi. Keinginan Presiden sangat jelas, yaitu tidak ingin lagi melihat lansia menarik becak dengan tenaga manusia, dan becak listrik ini adalah realisasi dari komitmen tersebut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi