Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri Sulawesi Selatan, Sektor Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Signifikan

Kabupaten Gowa bertekad kembali menjadi Gowa Lumbung Pangan mandiri di Sulawesi Selatan, didukung panen raya dan pertumbuhan ekonomi signifikan dari sektor pertanian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri Sulawesi Selatan, Sektor Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Signifikan
Kabupaten Gowa bertekad menjadi Gowa Lumbung Pangan mandiri di Sulawesi Selatan. Panen raya sukses menjadi bukti awal komitmen ini, didukung peningkatan produktivitas dan intervensi pemerintah. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Gowa mengukuhkan tekadnya untuk kembali menjadi lumbung pangan mandiri di Sulawesi Selatan. Pernyataan ini disampaikan usai suksesnya panen raya padi yang berlangsung di Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo pada Sabtu (29/11).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung utama daerah. Kontribusinya sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang signifikan.

Panen raya ini menjadi bukti nyata kerja keras serta sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan para petani. Hal ini juga menunjukkan efektivitas berbagai program dukungan yang telah dijalankan.

Sektor Pertanian, Tulang Punggung Ekonomi Gowa

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menekankan bahwa pertanian adalah fondasi kehidupan di Gowa. Sektor ini telah membesarkan daerah tersebut sejak lama, menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi Gowa tercatat meningkat pesat, dari 4,44 persen menjadi 7,68 persen pada Triwulan II 2025. Peningkatan signifikan ini tidak terlepas dari peran krusial sektor pertanian yang terus berkembang.

Produktivitas padi di Gowa diperkirakan mencapai 7,8 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare. Angka ini membuktikan efektivitas sinergi kuat antara pemerintah, penyuluh, dan para petani dalam menjaga ketahanan pangan.

Panen raya yang baru saja dilaksanakan menjadi simbol keberhasilan dan kerja keras seluruh elemen. Mereka bersama-sama menjaga kekuatan sektor pertanian di Kabupaten Gowa agar tetap produktif.

Tiga Intervensi Utama untuk Kemandirian Pangan

Pemerintah daerah Gowa terus memperkuat tiga intervensi utama untuk mencapai kemandirian pangan. Ini meliputi penyediaan benih unggul bagi petani lokal, memastikan kualitas bibit yang ditanam.

Selain itu, penguatan pendampingan berbasis teknologi juga menjadi fokus penting. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi dan hasil produksi pertanian melalui metode modern.

Intervensi ketiga adalah peningkatan konektivitas pasar untuk komoditas petani. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki nilai jual produk dan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas pembangunan.

Bupati Talenrang juga mengajak generasi muda untuk kembali melirik sektor pertanian. Modernisasi alat dan teknologi telah membuka peluang baru yang lebih menjanjikan di bidang ini, sehingga pertanian tidak lagi dipandang kuno.

Dukungan Penuh dan Apresiasi untuk Petani Gowa

Bupati Gowa menyampaikan apresiasi tinggi kepada para penyuluh dan kelompok tani. Mereka telah bekerja keras menjaga stabilitas produksi pangan daerah dengan dedikasi tinggi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin, menambahkan bahwa potensi lahan besar didukung penuh pemerintah. Hal ini terbukti meningkatkan produksi padi dalam tiga tahun terakhir secara signifikan.

Fajaruddin berharap panen raya ini memotivasi semua pihak untuk terus meningkatkan produktivitas pangan. Tujuannya adalah menjadikan Gowa sebagai lumbung pangan mandiri di Sulawesi Selatan yang berkelanjutan.

Rangkaian acara panen raya juga diisi dengan pemberian penghargaan dan berbagai bantuan. Bantuan tersebut meliputi motor penyuluh, benih, pupuk, traktor, power thresher, dan pompa air kepada kelompok tani.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap sektor pertanian di Gowa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi