Golkar Sebut Disiplin Terhadap Protokol Kesehatan Kunci Keberhasilan New Normal

Jumat, 12 Juni 2020 21:11 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Golkar Sebut Disiplin Terhadap Protokol Kesehatan Kunci Keberhasilan New Normal Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Waketum Roem Kono. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Golkar kembali mendonasikan puluhan ribu masker dan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat ke daerah yang masuk dalam kategori zona merah atau tingkat penyebaran virusnya masih tinggi.

Pemberian bantuan ini sebagai bentuk konsistensi membantu pemerintah dan masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, termasuk dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Roem Kono mengatakan arahan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, seluruh kader di semua lapisan harus terus membantu pemerintah dan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Ketum sudah menginstruksikan agar semua kader jalan terus bantu pemerintah dan masyarakat untuk memerangi wabah Covid-19 ini," kata Roem Kono dalam keterangannya bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Partai Golkar, Febri Hendri di Jakarta, Jumat (12/6).

Pihaknya berharap bantuan dari Partai Golkar ini bisa membantu pemerintah daerah setempat melalui DPD Partai Golkar untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"Totalnya ada puluhan ribu masker dan APD yang disumbangkan secara langsung dari Ketum untuk didistribusikan ke daerah-daerah zona merah. Pendistribusiannya misalnya saja, untuk DPD Jawa Timur itu ada 10 ribu masker dan 2.000 baju hazmat. Sementara untuk DPD Sulsel, ada 5000 masker dan 500 baju hazmat yang didistribusikan," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Roem Kono juga berharap kebijakan adaptasi tatanan kehidupan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19 dapat memperbaiki kondisi perekonomian.

"New Normal diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadi produktif, namun tetap aman dari penularan Covid-19," katanya.

Menurut Roem Kono, ukuran keberhasilan new normal adalah masyarakat bisa beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga ekonomi bisa secara bertahap berjalan kembali.

"Kita hanya bisa berharap, kita semua bisa disiplin melaksanakan protokol ini. Kata kuncinya ada di disiplin masyarakat," ujarnya. [ray]

Baca juga:
Kemenhub Pastikan Tak Ada Rencana Kenaikan Tarif Angkutan Umum
Pemerintah Berencana Buka Jalur Pariwisata Ke China, Korsel, Jepang dan Australia
Kasus Covid-19 Masih Meningkat, New Normal Dinilai Tak Bisa Diterapkan Nasional
Penerbitan Protokol Kesehatan Industri Pariwisata Tunggu Restu Kemenkes
Garda Terdepan saat New Normal: Masyarakat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini