Go green di kawasan Jakabaring gagal, motor dan mobil masih berkeliaran

Minggu, 19 Agustus 2018 20:00 Reporter : Irwanto
Go green di kawasan Jakabaring gagal, motor dan mobil masih berkeliaran Kendaraan di kasawan Stadion Jakabaring. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Konsep go green yang diberlakukan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) selama Asian Games sepertinya gagal total. Pasalnya, sepeda motor dan mobil pribadi masih berkeliaran di dalam kompleks.

Pantauan merdeka.com, kendaraan bermotor baik dari pengunjung, panitia, maupun keamanan, bebas melintas di JSC. Kendaraan yang masih berbahan bakar minyak (BBM) itu juga parkir di sepanjang jalan JSC atau sekitar venue.

Dari pengamatan, kendaraan yang semestinya dilarang beroperasi di JSC itu masuk dari pintu dekat gedung Bank Sumsel Babel atau berada di pintu dua. Padahal, pintu itu dijaga belasan pihak keamanan.

Menurut salah seorang volunteer, sejak tiga hari lalu dirinya menggunakan sepeda motor untuk masuk ke dalam kawasan JSC. Sejauh ini tidak ada larangan apapun dari pengelola atau petugas keamanan.

"Bebas-bebas saja selama ini, tidak ada larangan apa-apa. Lagi pula banyak kok mobil sama motor yang masuk," ungkapnya, Minggu (19/8).

Kondisi itu dikeluhkan awak media yang bertugas melakukan peliputan Asian Games. Sebab, mereka harus menggunakan shuttle bus dari Main Press Center (MPC) menuju JSC. Bahkan, mereka harus jalan kaki antar venue atau kembali ke MPC.

"Katanya go green, cuma berbahan bakar hidrogen atau kendaraan khusus yang boleh masuk. Nyatanya, mobil dan motor bebas-bebas saja," ujar Yanti, salah seorang wartawan Palembang.

Diketahui, mulai 16 Agustus 2018, kawasan JSC Palembang mulai steril dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Kendaraan yang diperbolehkan hanya berbahan bakar hidrogen dengan konsep go green.

Direktur Utama PT JSC, Bambang Suprianto mengungkapkan, sebagai penggantinya disediakan 20 shuttle bus yang dapat digunakan semua elemen, baik atlet, official sampai pengunjung menuju arena pertandingan. Ada juga 60 golf car yang mampu menampung 14 penumpang sekali berangkat.

"Mulai hari ini kita lakukan sterilisasi dari kendaraan pakai BBM, kita gunakan konsep go green," ungkap Bambang, Kamis (16/8).

Selain itu, kata dia, disediakan juga sepeda yang digunakan TNI dan polri untuk patroli dan pengelola JSC. Bagi masyarakat yang memiliki sepeda bisa dipergunakan untuk masuk ke JSC.

"Silakan saja pakai sepeda di JSC, tapi sebaiknya dijaga," ujarnya. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini