Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Lebak, Banten, saat ini tengah aktif menggalang donasi. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi warga Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong, yang menjadi korban bencana alam pada Januari 2020 dan hingga kini masih menempati hunian sementara (huntara). Penggalangan donasi ini berlangsung di halaman Kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lebak, mulai tanggal 14 hingga 20 Januari 2026.
Aksi sosial yang diinisiasi oleh GMBI Lebak ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Mereka berharap hasil penggalangan donasi dapat meringankan beban hidup para penyintas bencana. Ketua LSM GMBI Lebak, Ade Surnaga, menyatakan bahwa inisiatif ini muncul karena melihat kondisi hunian warga yang dinilai tidak layak.
Donasi yang terkumpul rencananya akan digunakan untuk membangun fasilitas dasar yang sangat dibutuhkan. Material seperti semen dan pasir telah mulai diterima, dengan total 12 sak semen dan sejumlah pasir. Fasilitas yang akan dibangun meliputi toilet dan sarana air bersih, yang merupakan kebutuhan vital bagi warga di huntara.
Advertisement
Advertisement
Kondisi Warga Cigobang di Hunian Sementara
Sejumlah masyarakat Cigobang telah hidup dalam kondisi yang memprihatinkan selama enam tahun terakhir. Mereka terpaksa tinggal di tenda hunian sementara yang terbuat dari atap plastik dan bambu. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehidupan mereka jauh dari standar kelayakan.
Situasi ini mendorong GMBI Lebak untuk turun tangan dan menggalang donasi. Mereka merasa terpanggil untuk memberikan bantuan konkret. Keberadaan huntara yang tidak permanen ini menjadi perhatian utama.
Warga di huntara Cigobang sangat membutuhkan perhatian lebih. Keterbatasan fasilitas dasar seperti sanitasi dan air bersih menjadi masalah serius. Upaya GMBI Lebak diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk kebutuhan mendesak ini.
Advertisement
Advertisement
Aksi Sosial GMBI Lebak dan Harapan Hunian Tetap
Ade Surnaga, Ketua LSM GMBI Lebak, menjelaskan bahwa penggalangan donasi ini adalah bentuk bakti sosial. Mereka ingin memastikan bahwa para penyintas bencana mendapatkan dukungan yang diperlukan. Kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi elemen masyarakat lain untuk turut berpartisipasi.
Selain bantuan material, GMBI Lebak juga menaruh harapan besar terhadap realisasi hunian tetap (huntap). Mereka berharap kebutuhan hunian permanen bagi penyintas dapat segera terwujud. Usulan dari pemerintah daerah kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diharapkan dapat segera ditindaklanjuti.
Warga Cigobang, seperti Zaenudin, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian GMBI. Ia berharap agar masyarakat terdampak bencana 2020 di Cigobang dapat segera memperoleh huntap. Hunian yang nyaman dan layak adalah impian mereka setelah bertahun-tahun di huntara.
Advertisement
Sumber: AntaraNews