Gibran Kesal Dua CPNS Mundur Alasan Gaji Kecil: Kurang Ajar!

Kamis, 2 Juni 2022 17:08 Reporter : Arie Sunaryo
Gibran Kesal Dua CPNS Mundur Alasan Gaji Kecil: Kurang Ajar! Gibran. Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak bisa menyembunyikan raut wajahnya yang menahan marah, saat sejumlah wartawan meminta tanggapan terkait pengunduran diri dua Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Putra sulung Presiden Jokowi itu bahkan menyebut keputusan 2 CPNS yang berasal dari dokter gigi dan psikolog klinis itu sebagai sikap orang yang kurang ajar.

"Wis daftar melu tes (sudah daftar ikut tes), mengundurkan diri kurang ajar itu, kurang ajar mengundurkan diri," ujar Gibran Kamis (2/6).

Gibran menyesalkan alasan yang disampaikan keduanya. Kalau ingin memiliki gaji besar, dikatakannya, ia menyarankan agar jangan mendaftar sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil), namun menjadi pengusaha.

"Kalau mau kaya ta jangan jadi PNS, jadi pengusaha saja," tandasnya.

Pengunduran diri tersebut, lanjut Gibran, dipastikan akan merugikan instansi terkait serta para pendaftar lain yang tidak lolos.

"Kalau pengen gaji gede yo ojo dadi PNS to, ra ceto itu, ramutu itu, (tidak jelas). Ojo kayak gitu lagi. Merugikan, mau gaji besar jangan jadi PNS, cnggak jelas, enggak mutu, jangan seperti itu," kesalnya..

Gibran pun mengingatkan untuk para CPNS, agar tidak mendaftar di Solo jika hanya ingin kaya. Di Solo, lanjut dia, lebih diutamakan untukpelayanan publik.

“Jangan daftar disini kalau mau kaya, disini untuk pelayanan publik. Nek pengen sugih ojo daftar ng kene," tandasnya.

Diduga karena gaji yang ditawarkan tak sesuai ekspektasi, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Solo memilih mengundurkan diri. Padahal keduanya telah dinyatakan lolos seleksi penerimaan tahun 2021. Mereka merupakan CPNS untuk formasi kesehatan

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DKPSDM) Kota Solo Dwi Ariyatno mencatat kabar tersebut.

Ia menduga kedua CPNS itu memutuskan mengundurkan diri karena dinilai tidak sesuai ekspektasi. Salah satunya terkait masalah gaji yang diterimanya.

"Kemarin pas kita tanya ya prinsipnya tidak sesuai dengan ekspektasinya atau apa, (gaji) mungkin ya,” ujar Dwi, Rabu (1/6).

Menurut dia, kedua CPNS yang mundur itu adalah dokter gigi dan psikolog klinis. Meski mengundurkan diri, Dwi memastikan kedua CPNS tersebut tidak akan dikenai sanksi. Karena, lanjut Dei, keduanya mengundurkan diri sebelum menerima surat keputusa (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). [ded]

Baca juga:
Gaji Tak Sesuai Ekspektasi, Dua CPNS Tenaga Kesehatan di Solo Mundur
Fakta Fenomena Ramai-Ramai Mundur dari CPNS
Bukan Cuma CPNS, 442 Peserta PPPK Juga Mengundurkan Diri
Ketua Komisi II DPR: Gaji Kecil Konsekuensi jadi PNS
Ratusan CPNS Mundur karena Gaji Tak Sesuai, Menpan RB: Kalau Mau Lebih Bisnis Saja

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini