Gerindra tolak rencana pembangunan apartemen: Ada rumah dinas DPR
Merdeka.com - Fraksi Partai Gerindra memastikan menolak rencana pembangunan apartemen yang diperuntukkan bagi anggota dewan. Alasannya, anggota dewan telah diberikan masing-masing rumah dinas. Apalagi, rumah dinas yang terletak di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan itu banyak yang tak ditempati.
"Ternyata sebagian rumah dinas itu tidak ditempati oleh anggota DPR. Artinya anggota sebagian telah memiliki hunian masing-masing di Jakarta dan rumah dinas diberikan negara fungsinya juga tak maksimal," kata Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/8).
Seperti diketahui, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan alasan pembangunan apartemen bertujuan untuk mendekatkan para anggota ke tempat kerja di Gedung DPR. Sebab, apabila terealisasi, apartemen akan dibangun di dekat dengan Gedung DPR yang terletak di kawasan Senayan, Jakarta Pusat tersebut.
Muzani menilai alasan itu tak masuk akal. "Jangan karena Jakarta macet lalu dimaknai kita perlu apartemen yang dekat dengan tempat sidang. Sekali lagi ini bukan jawaban," katanya.
Apabila apartemen dibangun dan anggota DPR tak menunjukkan produktivitas, maka pembangunan akan menjadi mubazir. Lewat alasan ini, Fraksi Gerindra menolak rencana pembangunan apartemen.
"Kita tidak setuju dan menolak dengan rencana pembangunan apartemen untuk anggota DPR," tegas Anggota Komisi I DPR ini.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya