Gatot soal masuk bursa Pilpres: Orang persepsi boleh-boleh saja

Kamis, 7 Desember 2017 17:14 Reporter : Ronald
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. ©2016 handout/Puspen TNI

Merdeka.com - Memasuki masa pensiun, nama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo semakin santer digadang-gadang sebagai calon alternatif di Pemilihan Presiden 2019. Namanya bersanding dengan sejumlah nama beken seperti Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Seperti salah satu survei yang dilakukan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dari hasil survei SMRC terlihat peluang Gatot di Pemilihan Presiden. Jika Pilpres dilakukan saat ini, maka Jenderal Gatot hanya mengantongi dukungan 0,3 persen.

Setidaknya masih ada waktu dua tahun untuk menyiapkan berbagai strategi jika Gatot benar-benar ingin bertarung di Pilpres 2019. Baik sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden.

Menanggapi hal itu, Gatot tak mau ambil pusing. Menurut Gatot, sah saja orang mau berpersepsi seperti apapun.

"Loh orang persepsi boleh-boleh saja. Mau saya dibilang begitu, atau jadi wakil sah-sah saja. Kalau saya tanggapi kan capek," ujar Gatot di Kopasus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Sebelumnya, Mantan Kasad itu berulang kali menegaskan tidak etis membicarakan hal tersebut. Terlebih saat ini dia merupakan pemimpin institusi TNI yang bertanggung jawab sama Presiden Joko Widodo.

"Masalah hoax kayak gitu ditanggapi, capek. Setiap hari saya ditanya wartawan kan," tegas Gatot di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (21/7).

[eko]

Topik berita Terkait:
  1. Panglima TNI Gatot
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.