Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara utang Rp 300 Ribu, Damianus tewas dianiaya pemabuk

Gara-gara utang Rp 300 Ribu, Damianus tewas dianiaya pemabuk Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - ADS alias M (26) dan AFR (24) ditangkap atas dugaan penganiayaan terhadap Damianus Egi Tuturon (20). Korban meninggal dunia dalam perawatan di Puskesmas Bantur, Kabupaten Malang.

Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Dian Vicky Shandy mengungkapkan, kedua pelaku ditangkap atas dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Penganiayaan terjadi saat pelaku menagih utang di rumah korban pada Selasa (18/4) lalu.

"Sekitar pukul 07.15 WIB tadi korban meninggal dunia di Puskesmas Bantur," tegas Vicky, Sabtu (22/4).

Baik kedua pelaku, maupun korban merupakan warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Korban tinggal seorang diri, tetapi saat kejadian bersama temannya, AMA (17) yang juga mengalami penganiayaan.

Awalnya ADS dan AFR, Selasa (18/4) sekira pukul 14.00 WIB dalam keadaan mabuk minuman keras mendatangi korban di rumahnya. Keduanya bermaksud menagih utang sebesar Rp 300.000 pada korban.

Namun korban tidak bisa mengembalikan utang tersebut dan berjanji akan melunasi di lain hari. Tetapi pelaku naik pitam dan langsung memukuli korban dan temanya. Setelah jatuh tersungkur para pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

Jumat (21/4) sekira pukul 11.30 WIB, korban diajak oleh perangkat desa untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantur. Sekaligus, korban Damianus dibawa ke Puskesmas untuk memperoleh penanganan medis.

Karena sejak peristiwa penganiayaan, Selasa (18/4) korban berada di TKP dan tidak mendapatkan pertolongan sesuai kebutuhan. Namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP