Gara-Gara Sepeda Motor, Seorang Anak di NTB Laporkan Ibu ke Polisi

Selasa, 30 Juni 2020 10:31 Reporter : Ya'cob Billiocta
Gara-Gara Sepeda Motor, Seorang Anak di NTB Laporkan Ibu ke Polisi Ilustrasi Polisi. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Merdeka.com - Seorang warga di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ingin melaporkan ibu kandungnya sendiri ke polisi, gara-gara sepeda motor. Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono menolak laporan tersebut.

"Laporannya kami tolak, karena ibu kandung sendiri soalnya," ujar Priyo kepada wartawan. Dikutip dari Antara, Selasa (30/6).

Dalam kesempatan itu, dia bersama anak yang ingin melaporkan ibu kandungnya itu sempat terjadi adu mulut. Polisi tetap menolak laporan anak tersebut dengan alasan kemanusiaan dan hati nurani.

Sehingga dia menyarankan kepada anak itu untuk berpikir lebih jernih dan menyelesaikan dengan baik, karena apa yang dilakukan itu adalah perbuatan sangat terhina.

"Kami bukan anak durhaka, saya melepas jabatan sebagai polisi. Saya sebagai Muslim, membela ibu ini," ujarnya.

"Kami mengecam anda anak durhaka, karma tetap berlaku bos. Kami tidak akan menindaklanjuti kasus ini," tegasnya.

Persoalan antara anak dan ibu kandungnya itu karena masalah harta warisan. Di mana pada saat bapaknya meninggal dan meninggalkan warisan tanah yang dijual dengan harga Rp200 juta. Kemudian dari warisan Rp200 juta itu, ibu kandungnya diberikan warisan Rp15 juta.

"Ibunya itu dapat uang warisan Rp15 juta," ujarnya.

Selanjutnya, Ibu kandungnya itu menggunakan uang Rp15 Juta untuk membeli sepeda motor dan sepeda motor itu digunakan oleh saudaranya.

Sehingga anak ini keberatan dan melaporkan ibu kandungnya dan saudaranya atas penggelapan sepeda motor tersebut ke Polres Lombok Tengah. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Polisi
  3. Lombok Tengah
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini