Gara-gara paket diduga sabu, 4 tahanan dan napi Rutan Makassar dibawa ke polisi

Senin, 12 November 2018 23:04 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Gara-gara paket diduga sabu, 4 tahanan dan napi Rutan Makassar dibawa ke polisi narkoba. shutterstock

Merdeka.com - Empat warga Rutan kelas I Makassar yang berstatus tahanan dan narapidana digiring ke Mapolsek Rappocini tadi pagi. Mereka kedapatan menyimpan dua paket kecil diduga sabu.

Kepala Keamanan Rutan kelas I Makassar, Ilham, menjelaskan keempatnya dibon atau dikeluarkan dari penjara untuk diambil keterangannya oleh pihak kepolisian.

Kasus ini terungkap saat tahanan bernama Nur Jumain, (21) melintas di pintu blok D, gelagat Nur Jumain terlihat mencurigakan.

"Karena gerak-geriknya mencurigakan, petugas memanggilnya dan menggeledahnya dan ditemukan ada dua paket kecil diduga sabu itu. Kita langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Rappocini dan melakukan pemeriksaan awal. Nur Jumain membantah dua paket pelastik itu miliknya," kata Ilham.

Di depan polisi, kata Ilham, Nur Jumain mengaku kalau dua paket kecil diduga sabu itu milik rekan-rekannya. Akhirnya diambillah tiga tahanan dan narapidana lainnya. Masing-masing Alimuddin, (29), Saldi, (26) dan Ahmad, (31).

"Ketiganya kemudian dibon atau dipinjam untuk diambil keterangannya. Mereka dibawa ke Polsek untuk diperiksa," tutur Ilham.

Sementara itu, Kapolsek Rappocini, Kompol Edhi Supriady, yang dikonfirmasi membenarkan soal empat tahanan yang baru saja dikeluarkan dari rutan.

"Iya ada empat orang tahanan dari Rutan yang kita ambil untuk diperiksa setelah kedapatan petugas Rutan, menguasai dua paket yang diduga sabu. Tapi mereka saat ini masih sementara diBAP (Berita Acara Pemeriksaan), kata Kompol Edhi Supriady. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini