Ganjar Sebut Masih Banyak Pemudik Terobos Jateng, Satu Positif Covid-19

Minggu, 9 Mei 2021 23:32 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Ganjar Sebut Masih Banyak Pemudik Terobos Jateng, Satu Positif Covid-19 Gubernur Ganjar. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan sekitar 632 ribu pemudik diperkirakan saat ini telah memasuki wilayah Jawa Tengah. Tim Jogo Tonggo diminta proaktif melakukan pengecekan.

"Ada dua catatan yang masuk, dari aplikasi Jogo Tonggo baru 6-8 persen yang melaporkan, angkanya sekitar 10.000 pemudik. Tapi catatan Dinas Perhubungan dari asumsi-asumsi angkutan yang masuk, sudah ada 632.000 pemudik. Maka para RT RW dan lurah saya mintakan agar ada pengetesan-pengetesan di level paling bawah," kata Ganjar Pranowo, Minggu (9/5).

Dia menyebut mengaku situasi yang terjadi saat ini masih membuat para perantau nekat mudik ke Jateng. Semua yang nekat mudik dan lolos nantinya dicek oleh tim Jogo Tonggo.

Ia pun memuji bahwa apa yang sudah dilakukan di Banyumas merupakan tindakan yang cukup baik. Di Banyumas, setiap pemudik yang datang wajib diisolasi lima hari.

"Tidak semua daerah melakukan, tapi saya minta ada tindakan. Ada yang unik, salah satu pemudik terpaksa diisolasi karena dilaporkan istrinya sendiri," jelasnya.

Bahkan, dengan kondisi Lebaran yang tinggal menghitung hari, ia menyatakan pemudik yang menerobos masuk Jateng bakal mencapai 1 juta orang. Situasinya sama dengan pandemi Covid-19 2020 meski sudah dilakukan penyekatan.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Primawati mengaku ada sembilan pasien Covid-19 yang diisolasi. Salah satunya berasal dari pemudik yang diketahui telah positif Covid-19. "Satu yang positif dari hasil tes antigen pemudik. Dia sedang kami isolasi dan lakukan tracking. Dia pemudik asal Jawa Barat," kata Primawati. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini