Tidak hanya soal pertahanan dan pertempuran di medan perang, persediaan air bersih yang sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat di Indonesia turut menjadi perhatian TNI.
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjutak membeberkan peran TNI dalam menjalankan tugas negara. Tidak hanya soal pertahanan dan pertempuran di medan perang, persediaan air bersih yang sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat di Indonesia turut menjadi perhatian TNI.
Advertisement
Program itu Maruli sampaikan saat audiensi bersama jajaran SCM Group di Markas Kostrad, Jakarta Pusat, Rabu (22/8).
Mantan Danpaspamres ini mengungkapkan, hingga saat ini sudah 1300 lebih titik air yang telah dibuat TNI AD untuk masyarakat. Dia memastikan hal ini akan terus berjalan kedepannya.
Maruli mengakui pihaknya masih memiliki keterbatasan untuk mengakselerasi program penyediaan air bersih untuk masyarakat. Terutama soal alat seperti pompa, selang hingga pipa-pipa yang bisa menghubungkan pusat mata air ke wilayah pemukiman.
Advertisement
Meski begitu, Maruli sudah membuat sebuah alat yang dapat dirakit sendiri dengan suku cadang yang mudah ditemukan. Dia meyakini alat itu selain lebih efektif dan ekonomis.
"Karena di daerah-daerah itu ada yang memiliki sumber airnya jauh, akhirnya kami memproduksi pompa hydraulic pump, anggota sendiri yang membuat. Inilah yang kita distribusikan kepada masyarakat sampai dengan sekarang sudah 500 titik kita buatkan hydraulic pump," tutur Maruli.
Advertisement
Maruli membuka kerja sama dengan pihak manapun termasuk SCM Group mengenai program TNI AD Manunggal Air ini. Dia pun terus memetakan dimana wilayah mana saja yang memerlukan bantuan.
Advertisement
kata Maruli.
Turut hadir dalam audiensi ini Deputy Director SCTV/MOJI Banardi Rahmat, Pimpinan Redaksi SCTV/Indosiar Retno Pinasti, Wakil Pemimpin Redaksi Merdeka.com Muhammad Hasits, dan Redaktur Pelaksana Liputan6.com Andry Haryanto, perwakilan Vidio.com Gina Golda Pangalila dan Corporate Secretary SCM, SCTV, Indosiar Gilang Iskandar.