FOTO: Momen Akrab Pangkostrad Silaturahmi dengan SCM, Pamerkan Program Air Bersih Besutan TNI AD

Tak hanya soal pertahanan dan pertempuran, persediaan air bersih yang sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat di Indonesia turut menjadi perhatian TNI.

Muhammad Genantan Saputra
FOTO: Momen Akrab Pangkostrad Silaturahmi dengan SCM, Pamerkan Program Air Bersih Besutan TNI AD
Tak hanya soal pertahanan dan pertempuran, persediaan air bersih yang sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat di Indonesia turut menjadi perhatian TNI. (merdeka.com)

Tidak hanya soal pertahanan dan pertempuran di medan perang, persediaan air bersih yang sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat di Indonesia turut menjadi perhatian TNI.

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjutak membeberkan peran TNI dalam menjalankan tugas negara. Tidak hanya soal pertahanan dan pertempuran di medan perang, persediaan air bersih yang sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat di Indonesia turut menjadi perhatian TNI.

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjutak membeberkan peran TNI dalam menjalankan tugas negara. Tidak hanya soal pertahanan dan pertempuran di medan perang, persediaan air bersih yang sulit dijangkau ole
merdeka.com
Untuk mengatasi ini, Maruli membuat program penyediaan air bersih untuk rakyat bernama TNI AD Manunggal Air.
merdeka.com
Dok. Istimewa
merdeka.com

Program itu Maruli sampaikan saat audiensi bersama jajaran SCM Group di Markas Kostrad, Jakarta Pusat, Rabu (22/8). 


"Kalau kita berbicara tentang kondisi di Indonesia, sekarang itu ada 9 koma sekian persen penduduk yang belum bisa mendapatkan akses air bersih. Jadi kami dari Angkatan Darat sudah memiliki program TNI AD manunggal air," kata Maruli.
Dok. Istimewa
merdeka.com

Mantan Danpaspamres ini mengungkapkan, hingga saat ini sudah 1300 lebih titik air yang telah dibuat TNI AD untuk masyarakat. Dia memastikan hal ini akan terus berjalan kedepannya.


"Karena untuk memfasilitasi hampir 27 juta masyarakat ini memerlukan waktu yang cukup panjang penyelesaian air ini," tutur jenderal bintang tiga ini.   
Dok. Istimewa
merdeka.com

Maruli mengakui pihaknya masih memiliki keterbatasan untuk mengakselerasi program penyediaan air bersih untuk masyarakat. Terutama soal alat seperti pompa, selang hingga pipa-pipa yang bisa menghubungkan pusat mata air ke wilayah pemukiman.

Meski begitu, Maruli sudah membuat sebuah alat yang dapat dirakit sendiri dengan suku cadang yang mudah ditemukan. Dia meyakini alat itu selain lebih efektif dan ekonomis.

Dok. Istimewa
merdeka.com

"Karena di daerah-daerah itu ada yang memiliki sumber airnya jauh, akhirnya kami memproduksi pompa hydraulic pump, anggota sendiri yang membuat. Inilah yang kita distribusikan kepada masyarakat sampai dengan sekarang sudah 500 titik kita buatkan hydraulic pump," tutur Maruli.

Potensi Kerjasama dengan SCM Group
merdeka.com

Maruli membuka kerja sama dengan pihak manapun termasuk SCM Group mengenai program TNI AD Manunggal Air ini. Dia pun terus memetakan dimana wilayah mana saja yang memerlukan bantuan. 


Dengan begitu, para pihak yang ingin bekerja sama bisa mengetahui secara jelas teknis kerja dari program TNI AD Manunggal Air.
"Kita coba lihat satu daerah yang dari awal masyarakatnya tidak punya air, terus kita bisa hadirkan air untuk sanitasi bahkan membuka lahan. Jadi kita bisa lihat ke sana hasilnya dan kita bisa tanya ke masyarakat sebagai penerimanya,"
merdeka.com

kata Maruli.

Dok. Istimewa
merdeka.com

Turut hadir dalam audiensi ini Deputy Director SCTV/MOJI Banardi Rahmat, Pimpinan Redaksi SCTV/Indosiar Retno Pinasti, Wakil Pemimpin Redaksi Merdeka.com Muhammad Hasits, dan Redaktur Pelaksana Liputan6.com Andry Haryanto, perwakilan Vidio.com Gina Golda Pangalila dan Corporate Secretary SCM, SCTV, Indosiar Gilang Iskandar.

Rekomendasi