Kegiatan simulasi ini diadakan untuk mengedukasi para pelajar agar memahami kesiapsiagaan menghadapi gempa sejak dini, sehingga dapat mengurangi risiko saat terjadi bencana alam.
Sejumlah siswa SDN Anyelir 1, Depok, mengikuti simulasi penanganan bencana alam dan gempa bumi pada Kamis (20/7/2023). Kegiatan simulasi ini diadakan untuk mengedukasi para pelajar agar memahami kesiapsiagaan menghadapi gempa sejak dini, sehingga dapat mengurangi risiko saat terjadi bencana alam.
Advertisement
Simulasi penanganan bencana alam dan gempa bumi diinisiasi oleh Pemadam Kebakaran Pemkot Depok. Berikut potret keseruannya:
Dalam kegiatan ini, para siswa terlebih dahulu mendapatkan pembekalan dan pengarahan secara singkat terkait kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi.
Selanjutnya, mereka diminta mempraktikkan pengarahan yang telah diberikan petugas Pemadam Kebakaran Pemkot Depok.
Advertisement
Salah satunya adalah melindungi diri masing-masing di bawah kolong meja yang terdapat di ruang kelas.
Beberapa anak juga terlihat menempatkan tas di atas kepala.
Hal ini dilakukan guna melindungi anggota tubuh khususnya kepala dari reruntuhan bangunan.
Advertisement
Kemudian, para siswa diarahkan keluar ruangan dan menuju ke titik kumpul yang telah ditentukan.
Para siswa diminta untuk terus melindungi kepalanya menggunakan kursi yang ada di kelas.
Ekspresi kepanikan tampak menghiasi wajah beberapa siswa. Diketahui, yang perlu diwaspadai ketika terjadi gempa adalah gempa susulan. Karena gempa pertama akan merusak struktur bangunan, namun gempa kedua mampu meruntuhkan bangunan.
Anak-anak juga harus tetap berusaha tenang dan harus selalu waspada jika terjadi bencana gempa bumi.
Advertisement