Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fakta-fakta Tank Canggih dari Rusia Diborong Indonesia untuk TNI

Fakta-fakta Tank Canggih dari Rusia Diborong Indonesia untuk TNI Tank TNI BMP-3F. ©2014 Merdeka.com/Dispen Korps Marinir TNI AL

Merdeka.com - TNI AL mendapat dua tank tempur dari Rusia, yaitu Tank BMP-3F dan tank angkut personel BT-3F. Dua tank ini menambah lengkap alutsista TNI AL yang semakin canggih. Indonesia membeli 22 unit tank BMP-3F dan 21 unit tank angkut personel BT-F.

Masing-masing tank memiliki kelebihan, mulai dari desain hingga kelengkapan senjatanya. Berikut beberapa fakta tentang tank BMP-3F dan 21 unit tank angkut personel BT-F yang dibeli untuk kelengkapan alutsista TNI AL:

Salah Satu Tank Amfibi Terbaik di Dunia

Tank BMP-3 bisa disebut alutsista amfibi, karena bisa berjalan di darat maupun di air. Meskipun bobot tank ini sekitar 18,7 ton, tetap bisa mengapung di air. Karena Tank BMP-3 didesain kedap air dan bodynya dilapisi material baja aluminium.

Selain itu, tank BMP-3 bisa berlayar selama tujuh jam dengan kapasitan bahan bakar sebanyak 350 liter. Tank ini bisa melaju di darat dengan kecepatan 70 km per jam, dan di air dengan kecepatan 10 km per jam.

Punya Senjata untuk Tembak Peluru Non Kendali

Tank BMP-3F yang menjadi andalan TNI AL dilengkapi dengan senjata kanon kaliber 100 mm. Senjata ini mampu menembakkan peluru atau roket non kendali. Kanon kaliber 100 mm memiliki kecepatan tembak sekitar 250 meter per detik. Selain itu, tank BMP-3F juga memiliki alat peluncur rudal kendali anti tank, yang bisa diluncurkan melalui laras meriam atau badan panser. Jika ditotal, ada tiga senjata BMP-3F, peluncur roket berkaliber 100 mm, kanon otomatis berkaliber 30 mm dan mitraliur berkaliber 7,62 mm.

Punya Alat untuk Mengatur Senjata

Tank angkut BT-3F memiliki pengendali senjata DPV-T seberat 185 kilogram dan senapan mesin 7.62mm x 54mm PKTM Kalashnikov. Senjata-senjata itu dipasang di atap kendaraan untuk memantau target darat maupun target yang bergerak. Di bagian atasnya bisa dipasangkan senapan berkaliber 12,7 atau 14,5 milimeter dan granat berkaliber 30 atau 40 milimeter.Sistem senjata ini juga dilengkapi dengan layar dan laser untuk pengintaian, pengawasan dan akuisisi target.

Rangka Tank BT-3F Anti Serangan Peluru tebal

Rangka kapal pengangkut personel lapis baja ini terbuat dari baja dan aluminium. Dua lapisan ini bisa melindungi tank dari peluru sebesar 14,5 mm. Pengangkut personel lapis baja ini memiliki suspensi hidropneumatik, yang dapat disesuaikan agar sesuai dengan jenis daratan yang dilintasi.Mesinnya hampir sama dengan BMP-3F, mesin diesel UTD-29. selain itu, tank BT-3F termasuk tank amfibi yang dilengkapi dengan dua waterjets. Tank ini bisa melaju di darat 70 kilometer per jam dan di air 10 kilometer per jam.

(mdk/has)
ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
TNI AU Perluas Kekuatan: Tambahkan Dua Skuadron Drone di Tarakan dan Malang

TNI AU Perluas Kekuatan: Tambahkan Dua Skuadron Drone di Tarakan dan Malang

Penambahan itu membuat Indonesia akan memiliki total empat skuadron drone.

Baca Selengkapnya
Prabowo Datangkan 18 Unit Lagi, Total Indonesia Punya 42 Jet Tempur Rafale dari Prancis

Prabowo Datangkan 18 Unit Lagi, Total Indonesia Punya 42 Jet Tempur Rafale dari Prancis

Prabowo resmi melakukan kontrak ketiga jet tempur Rafale dari Prancis sebanyak 18 unit.

Baca Selengkapnya
Anggota TNI Bersenjata Disiram Air saat Melintas, Ternyata Punya Makna Mendalam

Anggota TNI Bersenjata Disiram Air saat Melintas, Ternyata Punya Makna Mendalam

Berikut momen tak terduga prajurit TNI bersenjata disiram air warga saat melintas.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Kisah di Balik Batalnya Indonesia Beli Jet Tempur Canggih F-20 dari AS

Kisah di Balik Batalnya Indonesia Beli Jet Tempur Canggih F-20 dari AS

Pesawat tempur ini nyaris dibeli Indonesia untuk TNI AU. Batal di saat akhir. Kisahnya tragis.

Baca Selengkapnya
Tak Cuma di Indonesia, WNI di Negera Ini juga Tempuh Berjam-jam Perjalanan Demi Nyoblos

Tak Cuma di Indonesia, WNI di Negera Ini juga Tempuh Berjam-jam Perjalanan Demi Nyoblos

Pemilu di Polandia berjalan tertib dan lancar serta diikuti oleh banyak WNI yang mencoblos dengan antusias.

Baca Selengkapnya
Bantah Sindiran Anies, Airlangga Tegaskan Indonesia Dianggap Leader Negara di Selatan

Bantah Sindiran Anies, Airlangga Tegaskan Indonesia Dianggap Leader Negara di Selatan

Presiden Jokowi bahkan melawat langsung untuk mendorong perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Baca Selengkapnya
FOTO: Jalur Kalimalang Kian Macet Parah, Beginilah Kepadatannya Bisa Bikin Pemotor Stres dan Tak Mau Mengalah Terobos Bahu Jalan

FOTO: Jalur Kalimalang Kian Macet Parah, Beginilah Kepadatannya Bisa Bikin Pemotor Stres dan Tak Mau Mengalah Terobos Bahu Jalan

Jumlah kendaraan di Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun.

Baca Selengkapnya
Jepang Jadi Negara Kelima Capai Bulan, Pesawat Alami Kendala Sesaat Setelah Mendarat

Jepang Jadi Negara Kelima Capai Bulan, Pesawat Alami Kendala Sesaat Setelah Mendarat

Jepang menyusul AS, Uni Soviet, India dan China yang sebelumnya telah berhasil mendarat di Bulan.

Baca Selengkapnya
Canggih, Dua Kapal Patroli Dibeli Menhan Prabowo dari Itali Bisa Diubah Jadi Kapal Perang

Canggih, Dua Kapal Patroli Dibeli Menhan Prabowo dari Itali Bisa Diubah Jadi Kapal Perang

Kapal patroli lepas pantai (OPV) itu buatan galangan kapal Italia Fincantieri.

Baca Selengkapnya