Fakta-Fakta Faisal Amir, Mahasiswa Ditemukan Kritis Saat Demo RUU KUHP di Depan DPR

Kamis, 26 September 2019 11:21 Reporter : Mardani
Fakta-Fakta Faisal Amir, Mahasiswa Ditemukan Kritis Saat Demo RUU KUHP di Depan DPR Faisal, mahasiswa Universitas Al Azhar korban bentrokan. ©istimewa

Merdeka.com - Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al Azhar, menjadi korban saat demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR, Selasa (24/9) lalu. Demonstrasi dilakukan karena mahasiswa menolak RUU KUHP, UU KPK, RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan.

Faisal Amir ditemukan rekan-rekannya sesama mahasiswa dalam kondisi lemah dengan luka parah di kepala dan beberapa bagian tubuhnya, sekitar pukul 18.00 WIB. Dia lantas dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat.

Berikut fakta-fakta Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al Azhar, jadi korban kekerasan saat demo di depan DPR:

1 dari 6 halaman

Ditemukan Dalam Kondisi Kritis

Ibunda Faisal, Siti Asmah yang dihubungi merdeka.com, Rabu (25/9) menjelaskan, anaknya pamit untuk ikut demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR yang berlangsung Selasa (24/9) kemarin.

"Dia minta izin untuk ikut demo di DPR. Faisal memang aktivis di kampus, dia koordinator demo dan menjaga keamanan teman-temannya kemarin," kata Siti.

Berdasarkan cerita dari teman-teman Faisal, Siti mengatakan, saat kondisi ricuh dan bentrokan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Faisal berupaya mencari teman-temannya di sekitar Hotel Sultan. Namun mahasiswa fakultas hukum semester 7 itu kemudian hilang sampai ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi luka-luka.

"Dia ditemukan di basement Restoran Pulau Dua di dekat gedung DPR. Kemudian dibawa pakai mobil bak terbuka ke RS Pelni," kata Siti.

2 dari 6 halaman

Berupaya Selamatkan Teman-Teman

Siti Asmah Ratu Agung mengaku mendapatkan kabar dari teman-teman anaknya sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, Faisal sudah dibawa ke RS Pelni untuk mendapatkan tindakan medis.

Asmah bercerita, saat kerusuhan pecah sekitar pukul 16.00 WIB, Faisal berusaha menyelamatkan rekan-rekannya. Dia mencari lokasi yang aman untuk teman-temannya berlindung.

"Kan, waktu itu kacau, jadi pingin selamatkan teman-temannya, dia cari lokasi aman," ujarnya saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Rabu (25/9).

Namun, Faisal justru terpisah dari kelompoknya dan hilang. Dia baru ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi kritis.

"Jadi anak saya berupaya menyelamatkan diri dan melindungi teman-temannya. Rencananya mau dibawa ke Hotel Sultan, ternyata sudah hilang. (Hilang) jam 5 sore sampai jam 6," tutur Asmah.

Asmah yang menerima informasi dari rekan anaknya langsung menuju ke RS Pelni, Jakarta. Tim dokter membutuhkan persetujuannya segera untuk melakukan tindakan operasi pada kepala akibat perdarahan selaput otak dan patah tulang pada bahu.

Operasi berlangsung sejak Selasa pukul 21.00 WIB hingga 05.00 WIB pagi tadi.

"Sudah dioperasi, sudah sadar, tapi dikasih obat tidur supaya tenang," kata Asmah

3 dari 6 halaman

Tengkorak Faisal Amir Retak

Dari keterangan dokter, Siti mendapat penjelasan jika anaknya mengalami retak tengkorak, tulang bahu patah, dan memar-memar. "Kata dokter saraf luka-lukanya akibat benda tumpul," ujarnya.

Oleh dokter, Faisal kemudian dioperasi dari pukul 21.00 WIB hingga selesai pukul 05.00 WIB dini hari tadi.

"Mohon doanya untuk kesembuhan anak saya yang masih kritis. Sekarang masih di ruang ICU setelah dioperasi," tutup Siti.

4 dari 6 halaman

Kabar Hoaks Meninggal

Sempat beredar kabar Faisal Amir telah meninggal dunia setelah dibawa ke RS. Namun kabar tersebut dipastikan hoaks alias tak benar.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Yusuf Hidayat, menjelaskan kronologi kejadian. Saat itu Faisal sedang mencari teman-teman yang ketinggalan rombongan.

Namun, malah kawan-kawannya yang menemukan Faisal di dekat lokasi proyek pembangunan, Senayan Jakarta Pusat. Kondisinya penuh luka.

"Iya benar. Faisal merupakan mahasiswa Fakultas Hukum semester tujuh. Jadi menurut keterangan mahasiswa, Faisal ditemukan di lokasi proyek di antara DPR dan Flyover di bassement. Keadaannya kritis, ada luka di bagian kepala," kata Yusuf saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (25/9/2019).

Saat ini, Faisal masih dalam perawatan medis di Rumah Sakit Pelni. Faisal pun harus menjalani serangkaian operasi. Meski kondisinya sudah stabil.

"Semalam setengah 2 dioperasi. Alhamdulillah masa kritisnya sudah lewat. Tadi pagi juga operasi bahunya. Sekarang lagi istirahat," ujar dia.

5 dari 6 halaman

Sudah Siuman

Asmah menuturkan, putranya mengalami pendarahan di selaput otak dan batok kepalanya hingga harus segera diambil tindakan operasi. Selain itu, tim dokter juga mengoperasi tulang bahu yang patah.

Operasi berlangsung sejak Selasa pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB pagi tadi. Saat ini, kondisi Faisal sudah berangsur membaik dan mulai siuman.

"Kata dokter (luka akibat) benturan benda tumpul yang sangat keras. (Saat ini) sudah operasi, sudah sadar. Tapi dikasih obat tidur supaya tenang," tuturnya.

6 dari 6 halaman

Bakal Lapor Komnas HAM

Siti Asmah Ratu Agung berencana melaporkan peristiwa yang dialami anaknya kepada Komnas HAM bahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Saya akan lapor Komnas HAM, Presiden, polda, supaya di usut. Karena anak saya sepertinya diperlakukan kaya binatang," tegas Asmah saat dihubungi liputan6.com, Rabu (25/9).

Asmah menegaskan, sebagai rakyat harusnya dilindungi oleh penegak hukum saat menyampaikan aspirasi.

"Kami rakyat ini harus dilindungi apalagi rakyat ini pingin menyampaikan aspirasi rakyat. Kenapa diperlakukan seperti ini," tanyanya. [dan]

Baca juga:
Diajak Bicara Keluarga, Mahasiswa Al Azhar Faisal Amir Sudah Membuka Mata
Sempat Kritis, Faisal Mahasiswa Korban Bentrok dengan Aparat Berangsur Membaik
Komnas HAM Cek Kondisi Mahasiswa Al Azhar Faisal Amir di RS Pelni
Dirut RS Pelni: Faisal Korban Demo di DPR Alami Pendarahan di Kepala dan Patah Bahu
Bamsoet Sebut Kondisi Faisal Amir Sudah Stabil
Jenguk Faisal di RS Pelni, Bamsoet Sebut Ricuh Demo Mahasiswa Ditunggangi

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini