Erick Siapkan Sanksi Tegas untuk Pejabat BUMN Lakukan Pelecehan Seksual

Kamis, 12 Desember 2019 00:00 Reporter : Merdeka
Erick Siapkan Sanksi Tegas untuk Pejabat BUMN Lakukan Pelecehan Seksual Erick Thohir. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir akan menindak tegas para pejabat perusahaan pelat merah yang melakukan pelecehan seksual terhadap pegawai perempuan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari dugaan adanya eksploitasi yang dilakukan pejabat Garuda Indonesia kepada pramugari.

"Kita ke depan saya rasa nanti awal tahun, kita juga akan memastikan (pencegahan) seksual harrasment kepada pegawai perempuan di BUMN itu, harus benar-benar kita tingkatkan," jelas Erick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12).

Dia mengakui bahwa saat ini BUMN memang lebih didominasi oleh kaum laki-laki. Sehingga, Erick ingin memberikan perlindungan hukum kepada para pegawai wanita.

"Sudah seyogyanya kaum wanita ini harus mendapatkan proteksi yang jelas. Apalagi dari pimpinan pimpinan yang tidak baik lah," kata dia.

1 dari 1 halaman

Kaji Opsi Pemecatan

Erick menyadari bahwa belum ada hukum mengenai eksploitasi perempuan di BUMN. Dia akan mengkaji opsi pemecatan terhadap pejabat BUMN yang melakukan pelecehan seksual.

"Kalau di Amerika itu nanti saya pelajarin, bisa diberhentikan. Apalagi kalau ada pegawai wanita yang jelas-jelas sudah ada seksual harrasment itu," ucapnya.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [eko]

Baca juga:
Jokowi Beri Arahan ke Erick Thohir Cari Dirut PLN Berpengalaman
Erick Thohir Mulai Singgung Pelecehan Seksual di Perusahaan BUMN
Jokowi: Saya Dapat Laporan 2.188 BUMDes Tak Beroperasi dan 1.670 Tak Beri Kontribusi
Kasus Penyelundupan Harley di Pesawat Garuda Indonesia Masuk Tahap Penyidikan
Jumat Ini, PLN Gelar Rapat Umum Pemegang Saham
Penjelasan Bea Cukai Soal Temuan Harley Davidson di Pesawat Garuda Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini