Dua WNI ABK Diamond Princess yang Sembuh dari Corona Akan Dikarantina di Bapelkes

Rabu, 4 Maret 2020 18:14 Reporter : Merdeka
Dua WNI ABK Diamond Princess yang Sembuh dari Corona Akan Dikarantina di Bapelkes kapal pesiar Diamond Princess. ©Reuters

Merdeka.com - Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess Jepang yang sudah sembuh dari virus corona (Covid-19) akan segera dipulangkan ke Indonesia. Namun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan mereka harus menjalani proses karantina.

"Mereka akan pulang dengan pesawat komersial, tapi akan kami lakukan karantina di Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang," kata Dirjen P2P Kemenkes Anung Sugihantoro dalam keterangan persnya, Rabu (4/3).

Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa mereka bebas dari wabah virus corona. Yurianto mengatakan dua WNI itu diizinkan pulang oleh otoritas kesehatan Jepang. Sehingga, mereka dipastikan sudah sehat dan bebas virus corona.

"Yang memutuskan pulang atau enggak kan otoritas Jepang. Bukan kita. Kan dia dirawat di RS di Jepang," jelas dia.

Untuk diketahui, ada empat WNI ABK yang tertular Virus Corona di Jepang telah dinyatakan sembuh. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi memberikan update informasi tentang WNI penderita virus Corona di Jepang. Dia menyebut 4 dari 9 WNI yang positif terjangkit corona di Jepang telah dinyatakan sembuh.

"Dari 9 WNI yang terjangkit virus Corona, masih ada lima WNI yang positif Corona. Dan empat dinyatakan sembuh." ujar Retno.

Dia kemudian memastikan bahwa seluruh WNI telah selasai dievakuasi dari kapal Diamond Princess.

Kabar pertama kali WNI di Diamond Princess tertular Virus Corona diumumkan oleh Kemlu pada 18 Februari lalu. Total ada 78 WNI yang bekerja di kapal pesiar itu. Jumlahnya WNI positif corona pun bertambah dari tiga orang menjadi sembilan, sebelum akhirnya mulai ada pasien yang sembuh.

Sisa WNI di Diamond Princess lainnya sudah dijemput oleh pemerintah. Mereka akan melalui masa karantina di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu. Masa karantina WNI dari Diamond Princess lebih lama daripada WNI Wuhan, yakni selama 28 hari.

"Masa karantina akan berjalan dua kali lebih lama, atau sekitar 28 hari. Ini dilakukan karena untuk memastikan mereka benar-benar sehat saat meninggalkan tempat karantina," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia kepada wartawan, pada 29 Februari lalu.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini