Ekonomi di Wisata Anyer dan Carita Kembali Bergeliat usai Dihantam Tsunami
Merdeka.com - Usai tsunami yang terjadi di pesisir Banten, pada tahun lalu, menyebabkan anjloknya kunjungan wisata di wilayah Anyer dan Carita. Namun pada perayaan tahun baru ini, kondisi pariwisata di wilayah tersebut mulai kebali bangkit.
Berdasarkan iformasi yang dihimpun, perayaan tahun baru tahun lalu tingkat pemesanan hunian hotel di wilayah Anyer, Carita hingga Tanjung Lesung anjlok, namun tahun ini mulai merangkak naik kembali. Menjelang perayaan tahun 2020 ini, pemesanan hotel di sejumlah wilayah tersebut mencapai 50-80 persen.
"Pemesanan di hotel-hotel sudah mencapai di atas 50 persen, bahkan ada yang 80 persen. Dibanding tahun kemarin jauh lebih baik dari tahun kemarin. Kita harapkan sampai Sabtu," ujar GS. Ashok Kumar ketua harian PHRI Banten.
Ashok meyakini kondisi ini akan terus meningkat, dengan catatan tidak diterpa isu-isu seperti tsunami dan gempa.
"Tetapi dengan harapan, tidak keterpa dengan isu-isu yang kurang baik. Banyak informasi hoaks menyebar, katanya gempa dan tsunami. Belum ada alat yang bisa mendeteksi akan gempa dan tsunami," ujar dia.
Ashok berharap pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal ini. Bila kondisi wisata dibiarkan terpuruk ditakutkan akan berefek kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
"Mengharapkan pemerintah harus menyuarakan, jangan BMKG. BMKG ramalan cuaca saja tidak tepat. Aceh dan Bali pasca-tsunami dan meletusnya Gunung Agung, mereka cepat kembali pulih, karena dari pemerintah setempat sangat baik," kata dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya