Driver taksi online dibekap di persawahan, mobil dirampas penumpang
Merdeka.com - Seorang perempuan driver taksi online bernama Catur Ari Trianingsih (30) atau biasa disapa Atria menjadi korban perampasan paksa oleh penumpangnya. Akibatnya, mobil Brio berwarna merah dengan pelat nomor AB 1003 X milik Atria dibawa kabur oleh dua orang pria yang menjadi penumpangnya.
Menurut Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi, peristiwa perampasan mobil tersebut terjadi pada Senin (31/7) malam. Saat itu Atria menaikkan penumpang dari daerah Seturan, Caturtunggal, Sleman.
"Penumpangnya ada dua orang. Laki-laki semua. Korban saat itu diminta mengantar ke daerah Ngetiran, Sariharjo, Ngaglik, Sleman," papar Danang saat dihubungi, Rabu (2/8).
Danang menuturkan bahwa saat melintas di daerah persawahan, tiba-tiba Atria dibekap oleh penumpangnya. Kemudian Atria pun diturunkan paksa di tengah jalan dan mobilnya dibawa lari oleh kedua orang pelaku.
"Korban sempat melawan tetapi kemudian dikeluarkan paksa dari mobil. Kejadian sekitar jam 19.00 WIB. Saat itu memang jalanan sedang sepi dan kebetulan korban melintasi daerah persawahan yang sepi," papar Danang.
Danang menyampaikan bahwa kasus perampasan ini segera dilaporkan ke Polsek Ngaglik. Usai mendapatkan laporan, petugas pun langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran kepada dua pelaku perampasan itu.
"Kita sudah ketahui identitas pelakunya. Kita juga sudah tahu dimana posisi mobilnya. Saat ini pelaku masih dalam proses pengejaran oleh petugas," pungkas Danang.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya