Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Donasi Penanganan Covid-19 Diterima Pemerintah Tembus Rp72,2 Miliar

Donasi Penanganan Covid-19 Diterima Pemerintah Tembus Rp72,2 Miliar Juru Bicara Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, saat ini telah terkumpul dana hingga puluhan miliar rupiah untuk memerangi Covid-19. Menurut dia, dana yang terkumpul per hari ini Rp72,2 miliar.

"Kita patut disyukuri bahwa pada hari ini sudah mencapai lebih dari Rp72,2 miliar. Kemudian, tadi sudah disampaikan banyak sekali relawan, yang telah kemudian bekerja bersama kita. salah satunya adalah tenaga kesehatan yang berada di daerah, yang telah bersedia membantu penyelidikan epidemiologi dengan melakukan kegiatan tracing, penelusuran kasus, dan telah berhasil mengumpulkan lebih dari 7.193 spesimen," kata Yurianto di gedung BNPB, Jakarta Timur, Kamis (2/4).

Yurianto menambahkan, pemerintah juga telah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) ke berbagai daerah termasuk DKI Jakarta. Dia mengatakan, DKI telah mendapatkan distribusi sebanyak 85.000 APD.

"Yang pertama terkait dengan kebutuhan APD. DKI telah mendapatkan distribusi sebanyak 85.000. Jadi saya ulangi lagi, DKI sudah kita distribusikan sebanyak 85.000 APD yang kita kirimkan pada tanggal 23 Maret dan tanggal 31 Maret kemarin. Kemudian Jawa Barat 55.000, Jawa Tengah 20.000, Jawa Timur 25.000, DIY 10.000, Bali 12.500, Banten 10.000, kemudian provinsi yang lain di luar Jawa Bali ini sudah kita distribusikam sampai dengan rata-rata 5.000, pada dua kali distribusi," ujar dia.

Dengan telah didistribusikan ini, Yurianto meminta kepada seluruh rumah sakit berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi.

"Kita akan meminta rumah sakit rumah sakit yang berada pada wilayah provinsi tersebut, untuk bisa menghubungi Dinas Kesehatan Provinsi. Karena titik-titik distribusi kami ada di Dinas Kesehatan Provinsi. Ini akan terus kami lakukan sejalan dengan kebutuhan yang terus ada dan kemampuan produksi yang sudah bisa kita akumulasikan," kata dia.

Pemerintah Harap Bulan Ramadhan Masyarakat Sehat

Yurianto mengatakan, pemerintah ingin sekali warganya dapat menikmati bulan Ramadhan penuh hikmah tanpa dibayang-bayangi Covid-19. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk hidup bersih dan sehat.

"Oleh karena itu tidak henti-hentinya kami akan mengingatkan kembali, jaga jarak kontak sosial kita, paling tidak antara 2 meter. Ini bukan berarti menghentikan komunikasi sosial, namun mengatur jarak fisik," kata Yurianto.

"Kita sadari bahwa Ramadan, Paskah juga diperingati pada bulan ini, ibadah kita harus berjalan dengan baik tapi dalam kondisi sehat," sambungnya.

Selain jaga jarak, Yurianto meminta masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, masyarakat juga untuk mengurangi kebiasaan memang bagian wajah.

"Oleh karena itu. Mari kita ikuti anjuran para pemuka agama kita, pastikan bahwa virus ini berpindah dari satu orang ke orang lain perantaranya adalah manusia. Oleh karena itu hindari tempat yang ramai, hindari kerumunan dan jagalah jarak. Kami yakin kita semuanya bisa menjadi pahlawan untuk melindungi diri kita sendiri, melindungi keluarga kita, melindungi saudara-saudara kita, melindungi jemaat, umat dan yang lain-lainnya," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP