Dokter Kepresidenan Sebut Kondisi Ani Yudhoyono Sempat Membaik Lalu Drop

Sabtu, 1 Juni 2019 12:10 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Dokter Kepresidenan Sebut Kondisi Ani Yudhoyono Sempat Membaik Lalu Drop Ani Yudhoyono dirawat di rumah sakit. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Dokter kepresidenan Terawan Agus Putranto mengungkapkan kondisi istri Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono sempat membaik pada Jumat (31/5). Namun, kondisinya memburuk kemudian tidak sadarkan diri.

"Kesehatan terakhir kemarin membaik karena tiba-tiba beliau mengalami kemunduran dan memang perjalanan penyakitnya," kata Terawan kepada wartawan, Sabtu (1/6).

Selain itu, kata Terawan, Ani juga sempat dipasangi respirator karena mengalami kesulitan bernapas. Respirator tersebut dipasang sejak kemarin malam.

"Kondisinya dalam kondisi tidak sadar karena ditidurkan karena gagal napas sehingga pakai respirator," ujarnya.

"Jadi sudah berlangsung usaha-usaha untuk mensupport beliau, namun upaya maksimal itu tidak membawa hasil, ada kehendak lain dari yang Maha Kuasa," terang Terawan.

Sebelumnya, Ani Yudhoyono meninggal sekitar pukul 11.50 waktu Singapura usai berjuang melawan sakit kanker darah. SBY dan keluarga besarnya turut menemani Ani di penghujung usianya.

Pada Rabu (29/5), AHY mengungkapkan, Ani Yudhoyono harus dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) di NUH Singapura. Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ani yang masih belum stabil.

"Saat ini, Ibu Ani sedang memerlukan penanganan ekstra. Seluruh keluarga besar Yudhoyono sedang berkonsentrasi pada upaya pemulihan kembali kondisi kesehatan Ibu Ani. Selain Bapak SBY, saat ini saya, Annisa, Ibas, Aliya dan cucu-cucu juga berada di Singapura, mendampingi Ibu Ani dalam proses penyembuhan ini," kata AHY melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/5).

Ani Yudhoyono Lahir di Yogyakarta, 6 Juli 1952, merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dan Hj. Sunarti Sri Hadiyah. Menikah dengan SBY pada tanggal 30 Juli 1976, ketika SBY baru saja dilantik menjadi Perwira TNI dan menjadi lulusan terbaik.

Sempat kuliah Jurusan Kedokteran di Universitas Kristen Indonesia, tetapi pada tahun ketiga meninggalkan bangku kuliah karena pindah untuk mengikuti Ayahnya yang ditunjuk menjadi Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan. Setelah pulang ke Indonesia, ia menikah dengan SBY. Ani melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka dan lulus dengan gelar Sarjana Ilmu Politik pada tahun 1998. [ray]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini