Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dokter Dante Dikritik, Jadi Wamenkes Tapi Disebut Tak Layani Pasien BPJS Kesehatan

Dokter Dante Dikritik, Jadi Wamenkes Tapi Disebut Tak Layani Pasien BPJS Kesehatan Wamenkes raker dengan DPR membahas hepatitis. ©2022 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Ketua Dokter Indonesia Bersatu (DIB), Eva Sri Diana mengatakan, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono tidak melayani pasien BPJS Kesehatan. Dante merupakan dokter spesialis kelenjar atau endokrinologi.

Anggapan ini berawal dari tidak adanya jadwal praktik Dante di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dalam situs resmi rscm.co.id tertulis jadwal praktik Dante 'kosong'.

Dalam situs itu juga disebutkan, Dante bertugas sebagai Staf Medis Penyakit Dalam di RSCM.

"Jadwal praktiknya kosong tuh. Artinya dia enggak praktik kan? Kalau kosong kan enggak praktik," kata Eva kepada merdeka.com, Rabu (29/3).

"Karena dokter Dante tidak praktik di sana (RSCM) sudah pasti (tidak layani pasien BPJS Kesehatan)," sambungnya.

Saat ini, Dante tercatat hanya membuka praktik di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading. Di sana, dia sebagai Konsultan Diabetes & Endokrin.

Dalam situs alodokter.com yang diakses Selasa (28/3), tarif konsultasi Dante sebesar Rp1.230.000. Namun, saat diakses kembali hari ini, tarif konsultasi Dante tak terlihat lagi.

Menurut Eva, tarif konsultasi Dante sebesar Rp1.320.000 menunjukkan pasien yang dilayani bukan pasien BPJS. Melainkan pasien dengan pembayaran mandiri.

"Kalau tarif segitu (Rp1.320.000) memang ada pasien BPJS bisa bayar?" ujar Eva.

Eva mengaku tidak tahu alasan Dante tidak melayani pasien BPJS Kesehatan. Namun menurutnya, seharusnya Dante sebagai aparatur sipil negara turut membantu menangani pasien BPJS Kesehatan.

"Apakah karena dia pejabat negara terus dianulir enggak terima pasien BPJS? Dianggap cuti dulu? Ya mungkin saja. Tapi artinya apa? Dia enggak paham lapangan dong," ucapnya.

Penjelasan RSCM dan RS Mitra Keluarga

Merdeka.com sudah menghubungi pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading terkait biaya konsultasi dengan Dante. Pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading menyatakan, mereka tidak melayani pasien BPJS Kesehatan.

"Mohon maaf untuk Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading belum terima BPJS Kesehatan," kata Ria, Customer Care Mitra Keluarga.

Sementara itu, Koordinator Humas RSCM, Yani Astuti membenarkan Dante masih sebagai Staf Medis Penyakit Dalam di RSCM.

"Masih," kata Yani.

Mengenai jadwal praktik Dante di RSCM, Yani meminta untuk mengecek langsung ke website resmi RSCM.

"Silakan dicek website kami ya," ujarnya.

Merdeka.com juga sudah menghubungi Wamenkes Dante untuk meminta penjelasan terkait dugaan tidak melayani pasien BPJS Kesehatan ini. Namun, telepon maupun pesan singkat tidak direspons.

DPR Bela Wamenkes Dante

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menilai tidak perlu mempermasalahkan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono yang masih melakukan praktik meski berstatus pejabat negara. Menurut Rahmad, akan aneh bila Dante yang seorang dokter tidak berpraktik.

"Saya kira tidak masalah, dan saya kira menjadi lucu ketika tidak praktik," ujar Rahmad melalui pesan singkat, Rabu (29/3).

Apalagi saat ini jumlah dokter spesialis di Indonesia masih sedikit. Sehingga sebagai dokter spesialis, Dante tetap harus menjalankan praktiknya.

"Saya kira tidak masalah ya mas, pak Wamen dalam hal ini Prof Dante. Saya kira ini saat dokter spesialis masih sangat kurang terlebih spesialis yang kurang banyak," ujar Rahmad.

Selain masih membuka praktik, kata Rahmad, Dante juga seorang pengajar. Seharusnya statusnya sebagai pengajar dipermasalahkan kalau ingin mengkritiknya. Rahmad mempertanyakan pihak-pihak yang hanya mengkritik Dante sebagai dokter.

Sebagai dokter pun, Dante sudah memegang sumpah jabatan. Sehingga harus siap melayani pasien yang membutuhkan.

"Dan sumpah janji sebagai dokter harus dihormati sebagai dokter," kata Rahmad.

Terlebih, Dante tidak berpraktik setiap hari. Kata Rahmad, dalam sepekan hanya hitungan jam saja Dante bertugas sebagai dokter.

"Toh dalam praktik pun tidak penuh setiap hari. Paling dalam satu minggu tidak lebih dari 5 jam. Jadi saya justru heran kenapa masih ada yang mempertanyakan pak wamen masih praktik atau apa yang jadi masalah," ujar politikus PDIP ini.

(mdk/tin)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP