Doa Bersama Polres Bangka Barat: Solidaritas untuk Korban Banjir di Malam Pergantian Tahun 2026

Polres Bangka Barat menggelar doa bersama di malam pergantian tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di Sumatera, menunjukkan makna solidaritas yang mendalam.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Doa Bersama Polres Bangka Barat: Solidaritas untuk Korban Banjir di Malam Pergantian Tahun 2026
Polres Bangka Barat menunjukkan empati mendalam dengan menggelar doa bersama bagi korban banjir di Sumatera, mengawali Tahun Baru 2026 dengan solidaritas kemanusiaan dan menjaga Kamtibmas. (AntaraNews)

Pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Kepolisian Resor Bangka Barat (Polres Bangka Barat) menunjukkan kepedulian mendalam terhadap sesama. Mereka menggelar doa bersama khusus untuk para korban bencana alam banjir yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Acara spiritual ini menjadi simbol solidaritas di awal tahun.

Kegiatan khidmat tersebut dilaksanakan pada Rabu malam di Masjid Baitul Hikmah, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sekitar 70 jamaah hadir, meliputi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta personel Polres Bangka Barat. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan semangat kebersamaan.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Aditya, menjelaskan bahwa inisiatif doa bersama ini merupakan wujud nyata empati dan kepedulian institusi kepolisian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ikhtiar batin dalam menyongsong pergantian tahun dengan harapan dan doa terbaik. Harapannya, para korban diberikan kekuatan dan keselamatan.

Wujud Kepedulian dan Solidaritas Polres Bangka Barat

Doa bersama yang diinisiasi oleh Polres Bangka Barat ini bukan sekadar ritual, melainkan manifestasi kepedulian yang tulus. Kapolres Bangka Barat AKBP Aditya menegaskan, "Kami mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh agar diberikan keselamatan serta kelancaran dalam proses pemulihan." Pernyataan ini menunjukkan komitmen Polres terhadap kemanusiaan.

Acara doa bersama dipimpin oleh H. Zumrowi Achyar, S.Ag, berlangsung dengan suasana khidmat dan tertib. Beliau mengapresiasi langkah Polres Bangka Barat yang berhasil menyatukan berbagai unsur masyarakat dalam momen penting ini. Kegiatan ini memperkuat ikatan sosial antarwarga serta pemerintah daerah.

Menurut H. Zumrowi Achyar, doa bersama memiliki makna penting sebagai sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan. Ini melibatkan lintas unsur pemerintahan, tokoh agama, dan masyarakat dalam satu tujuan mulia. Solidaritas ini krusial dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.

Pengamanan dan Kondusivitas Malam Pergantian Tahun

Setelah rampungnya kegiatan doa bersama, fokus Polres Bangka Barat beralih pada aspek pengamanan. Mereka bersama unsur terkait segera melaksanakan patroli di sejumlah titik keramaian di wilayah Mentok dan sekitarnya. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Patroli keamanan tersebut bertujuan mencegah potensi gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi selama perayaan pergantian tahun. Kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan. Ini menunjukkan kesigapan Polres Bangka Barat dalam menjaga ketertiban umum.

Langkah proaktif Polres Bangka Barat dalam menggabungkan kegiatan spiritual dengan tugas pengamanan patut diapresiasi. Ini mencerminkan pendekatan holistik dalam melayani dan melindungi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan tenang dan damai.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi